Penanganan Dugaan Korupsi, Dana UP dan Pengadaan Bibit Konawe Mandek

KABUPATEN KONAWE – SULAWESI TENGGARA

KALOSARA NEWS :  Dugaan kasus korupsi pengadaan bibit ikan di Dinas Perikanan dan Kelautan serta kasus dugaan korupsi Uang Persediaan (UP) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe hingga kini belum menemukan titik terang dari Kejaksaan Konawe sebagai lembaga yang menangani kasus tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Konawe Saiful Bahri Siregar pada saat menerima massa aksi dari Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi Kamis, (07/12/2017) lalu, ia berjanji bahwa sebelum masuk tahun 2018,  kedua kasus tersebut akan segera ia tuntaskan. Namun hingga saat ini kedua kasus tersebut  belum ada tanda-tanda diselesaikannya.

“Masalah tindak pidana korupsi yang terjadi Dinas Perikanan yakni pengadaan bibit ikan, dan Dinas Pendidikan masalah Dana UP (Uang persediaan) , kami akan menuntaskannya sebelum tahun 2018,” ungkap Saiful Bahri Siregar saat menerima massa aksi dari Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi Kamis, (07/12/2017) di depan kantor Kejaksaan Konawe.

Menanggapi hal itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)  Lembaga Pemerahati Hak Asasi Manusia (Lepham) angkat bicara.

“ Waktu tanggal 21 bulan 12 2017 lalu, kami sudah ketemu kejaksaan,  hasil pertemuan itu, pak kajari sampaikan, bisa saja kejari tetapkan tersangka tahun ini, tetapi yang menjadi kendala buat kami (Kejaksaan-Red), ketika ditetapkan sebagai tersangka pada 2017 maka tidak akan hitungan kinerja pada 2018 ini.” ungkap Bardin saat menceritakan hasil pertemuannya dengan kejaksaan.

 

BACA JUGA :   DPRD Dan Pemda Setujui Pembentukan Dewan Pengupahan Buruh Konawe

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co