,

Fenomena PHK Massal, Puncak Kegagalan Sistem Kapitalis

Ulfa
Ulfa

Oleh: Ulfah Sari Sakti,S.Pi

(Jurnalis Muslimah Kendari)


Pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berdampak pada bertambahnya jumlah pengangguran kembali terjadi, seperti yang dialami PT Indosat Tbk.  Perusahaan ini telah melakukan PHK kepada 677 karyawanya pada Jumat (14/2).  Perusahaan menyebut PHK tersebut merupakan langkah dari upaya transformasi perusahaan untuk bertahan di era Disrupsi.

Director & Chief of Human Resources Indosat, Irsyad Sahroi mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi terlebih dahulu kepada karyawan terdampak.  “Per tanggal 14/02 kemarin, dari 677 karyawan terdampak, lebih dari 80 persen telah setuju menerima paket kopensasi ini,” kata Irsyad.

Menurut Irsyad keputusan tersebut dilakukan secara fair dan transparan.  Kompensasi yang diberikan pun jauh lebih baik dari pada yang ditentukan dalam Undang-undang.  Selain itu, Indosat juga menjalin kerjasama dengan mitra Managed Service untuk memberi kesempatan bagi karyawan terdampak agar tetap dapat bekerja di mitra perusahaan.

“Kami telah mengkaji secara menyeluruh semua opsi, hingga pada kesimpulan bahwa kami harus mengambil tindakan yang sulit ini, namun sangat penting bagi kami untuk dapat bertahan dan bertumbuh,” imbuhnya.

Langkah strategis lainnya adalah memperkuat tim regional dengan meningkatkan SDM dan kualitas layanan.  Selain itu, Indosat melakukan pengalihan penanganan jaringan ke pihak ketiga yakni penyedia jasa Managed Service, sejalan dengan praktik terbaik di industri.

BACA JUGA :   Pengesahan Revisi UU Minerba Manjakan Para Kapitalis

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co