Ragam  

Gerakan Cinta Masjid, Bupati Tony Menghadiahkan HP

KABUPATEN KOLAKA TIMUR-SULAWESI TENGGARA

KALOSARA NEWS : Bupati Kolaka Timur, Tony Herbiansyah memiliki program gerakan cinta masjid,  gerakan cinta masjid tersebut  bertujuan untuk merangsang bagi masyarakat  beraga islam untuk selalu melakukan shalat berjamaah di masjid.

Pada Jumat  (2/2/2018) di masjid Jabal Nur Kecamatan Raterate , sejumlah jamaah shalat shubu mendapat hadih berupa handphone dari Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah.

Pembagian HP yang berjumlah lima buah ini dilaksanakan usai melaksanaan shalat  shubu, dimana sebelumnya panitia melalui  bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemda Kolaka Timur sudah membagikan undangan. Disudut  bagian atasnya  undangan itu sudah tertera nomor undian.

Dalam kesempatan itu, undian pertama kali ditarik oleh Bupati Koltim Tony Herbiansyah, usai mengundi hadiahnya pun langsung  ia serahkan kepada jamaah yang beruntung.

 “Tujuan kita hanya semata-mata untuk merangsang masyarakat bagaimana bisa lebih mencintai masjid. Agar setiap waktu shalat selalu dilaksanakan secara berjamaah di masjid yang pahalanya jauh lebih besar ketimbang shalat sendiri dirumah.”  Ungkap Bupati Koltim Tony Herbiansyah

Kata Tony Herbiansyah,  awalnya di iming-imingi hadiah lambat laun akan menjadi kebiasaan masyarakat itu sendiri untuk datang ke masjid meskipun tanpa paksaan atau hadiah.

 

Ketgam : Bupati Kolaka Timur, Drs.H Tony Herbiansyah saat menyerahkan hadiah berupa Handphone kepada jemaah usai shalat shubu di masjid Jabal Nur Kecamatan Raterate/Foto: Irwandar Kalosara News

“Hanya satu tujuan kami, bagaimana masyarakat Koltim taat dan patuh menjalankan perintah agama. Salah satunya selalu shalat berjamaah di masjid. Kalau masyarakat Koltim taat seperti ini, maka yakin dan percaya rahmat Allah SWT akan banyak turun dan menghindarkan kita dari marah bahaya dan bencana.” Ungkap  Tony Herbiansyah

Untuk diketahui, sebelum ada program gerakan cinta masjid tersebut, program gerakan safari shalat subuh berjamaah juga sementara dijalankan.

Reporter : Irwandar

 

error: Hak Cipta dalam Undang-undang