Hegemoni Kapitalis di Kota Bau-bau Berkedok Investasi

Siti Komariah
Siti Komariah

Oleh : Siti Komariah, S. Pd.I. Pemerhati Kebijakan Publik


OPINI : Indonesia merupakan negeri yang kaya akan sumber daya alam. Hal inilah, yang membuat para kapitalis (pemilik modal) begitu tertarik untuk menancapkan investasinya di negeri ini. Salah satu daerah yang dilirik investor dari luar negeri adalah kota Bau-Bau.

Kota Baubau dinilai memiliki potensi besar untuk pembangunan industri perikanan dan kemaritiman. Sebab, Baubau memiliki letak geografis yang sangat strategis untuk pengembangan industri perikanan terpadu dan juga merupakan daerah yang berada di tengah-tengah kawasan Indonesia.

Hal ini, membuat investor asal negeri ginseng Kyeong-Sik Jang, didampingi Tom Jeong, mantan penasehat pada Lemdiklat Polri dan Kalla Cho seorang Konsultan di bidang industri kemaritiman dan perikanan yang difasilitasi oleh Halim Kalla, seorang pengusaha nasional, menawarkan investasi di Kota Baubau.

Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse menerima kunjungan calon investor dari Korea Selatan (Korsel) di rumah jabatannya beberapa waktu lalu. Beliau mengungkapkan, kedatangan calon investor dari Korea Selatan tersebut mempunyai tujuan untuk menawarkan investasi di Kota Baubau (telisik.id, 31/10/2020).

Pada dasarnya kegiatan investasi merupakan kegiatan yang diperbolehkan di dalam Islam. Namun, kegiatan tersebut harus sesuai dengan syariat Allah. Bahkan, sebagian ulama menganggap kegiatan investasi adalah wajib. Sebagian lainnya menganggapnya sunnah. Sebab, investasi adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari setiap masyarakat dan negara, baik yang dilakukan oleh individu, kelompok, ataupun negara.

Hanya saja, model investasi yang dilakukan oleh sebuah masyarakat atau pun negara jelas mengikuti ideologi yang mereka emban. Misalnya, negara yang mengemban sistem kapitalis, maka jelas mereka akan berinvestasi dengan prinsip kebebasan, sebab kebebasan merupakan prinsip utama ideologi tersebut. Bahkan, tak ada batasan sektor-sektor apa saja yang boleh melakukan investasi.

BACA JUGA :   Gubernur Sulsel Pererat Kemitraan dengan TP4D

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co