Hipokrisi Demokrasi Sekuler

Oleh: Yusriani Rini lapeo, S.Pd

(Muslimah Media Konawe)

Akhirnya Presiden Jokowi telah resmi mendeklarasikan KH Ma’ruf Amin sebagai pendampingnya, yang bakal menjadi Cawapresnya pada tahun 2019 mendatang. Hal ini telah ramai dilansirkan oleh kalangan media baik secara live, maupun  media cetak beberapa pekan yang lalu.

Tentunya, apa yang telah disampaikannya telah disepakati oleh ke 9 partai-partai koalisinya seperti, partai Nasdem, Golkar, Hanura, PKB, PPP, PDIP, PSI, PKPI dan Perindo.

Demikian pula, dengan pernyataan dari beberapa pihak yang pro terhadap keputusan Jokowi, salah satunya adalah Pengamat Politik Akhmad Muftizar Zawawi. Yang menilai bahwa dengan terpilihnya KH Ma’ruf Amin bisa mendongkrak elektabilitas Jokowi,  karena beliau punya rekam jejak yang inklusif sebagai Ketua MUI yang membawahi ulama-ulama lintas aliran (RMOLSumsel.com., Rekam Jejak Inklusif Ma’ruf Mampu Meroketkan Elektabilitas Jokowi)

Juga di ungkapkankan Oleh Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait, melalui sambungan telepon, Minggu (12/8).

“Jokowi memilih KH Maruf Amin karena menghargai ulama. Bukan karena unsur luar, apalagi terkena jebakan politik,” tegasnya (RMOLSumsel.com.Jokowi Pilih Ma’ruf Amin Karena Hargai Ulama.Minggu/12/8/2018. 22:33:00 WIB).

BACA JUGA :   Virus Pelangi, Kian Menyebar

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co