Humas PT Tiran Group Bantah Lakukan Mal Administasi

Humas PT Tiran Group Bantah Lakukan Mal Administasi

Humas PT Tiran Group,H. La Pili/foto : Penasultra.id
Humas PT Tiran Group,H. La Pili/foto : Penasultra.id

KENDARI – Sebelumnya Konsorsium Masyarakat Penyelamat Investasi Sulawesi Tenggara (Kompi-Sultra) geruduk kantor Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa, 26 April 2022

Jenderal Lapangan (Jendrlap) David Konasongga menduga ada oknum-oknum terkait terlibat dalam penerbitan izin PT Tiran Indonesia.

Selain itu, David Konasongga juga menduga jika penerbitan izin PT Tiran Indonesia, hanya dilakukan diatas meja tanpa meninjau lapangan langsung untuk mencocokkan titik koordinat atau Geokrafis milik PT. Tiran Indonesia.

“Yang jelas kami menduga bahwa pemberian izin terhadap PT Tiran Indonesia tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya. Pemerintah dalam hal ini Dinas PTSP Provinsi Sutra tidak turun lapangan, guna memastikannya,” kata David, saat berorasi di depan Kantor PTSP, Selasa (26/4/2022).

Hal itu membuat La Pili selaku Humas Tiran Group angkat bicara. Menurut La Pili, pihaknya bersama Pemeritah Daerah (Pemda) Morowali, telah melakukan pertemuan beberapa waktu lalu dan telah ada kesepakatan terkait Jetty Tiran.

“Sudah ada pertemuan dari Pemda Morowali dan Pihak PT Tiran Indonesia beberapa waktu lalu, dan telah ada Kesepakatan terkait Jetty Tiran,” Kata La Pili, yang dikirim melalui pesan whatsApp nya, Rabu (27/4/2020) dini hari.

Pada dasarnya, lanjut La Pili, kami sepenuhnya mengikut pada Pemerintah. Karena tentang penentuan titik koordinat dan lain sebagainya menyangkut Jetty PT Tiran itu adalah sepenuhnya kewenangan Pemerinrah. Kami sama sekali tidak memiliki kewenangan tentang itu.

“Kami menyelesaikan apa yang menjadi kewajiban yang telah ditentukan oleh Pemerintah termasuk soal pembayaran pajak, pemberian hak-hak masyarakat sekitar seperti CSR dan perhatian lain selalu kami upayakan,” tukas La Pili.

Selanjutnya kami juga selama ini baik-baik saja dengan masyarakat sekitar, termasuk warga Desa Matarappe sebagai salah satu wilayah yang ada di sekitar lokasi PT Tiran Indonesia.

“Setiap tahun selalu ada hubungan kemitraan yang dibangun dengan pihak perusahaan baik melalui pemerintah desa maupun yang berhubungan langsung dengan warga. Jadi tidak benar juga bahwa keberadaan Jetty Tiran disana itu meresahkan warga di Desa Matarappe,” ucapnya.

La Pili juga turut berdoa, semoga di bulan suci Ramahan ini menjadi momentum untuk membangun kebersamaan untuk kita semua.

error: Hak Cipta dalam Undang-undang