Ragam  

Ini Tiga Daerah Yang Akan Helat Pilkada Barengan Pilgub

KONAWE Рkalosaranews.com, Р Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak gelombang pertama telah usai pada 9 Desember 2015 lalu. Selanjutnya akan menyusul gelombang kedua dan ketiga, berturut-turut tahun 2017 dan 2018. Menariknya, pada tahun 2018 nanti bakal ada tiga daerah yang menggelar Pilkada berbarengan dengan pemilihan gubernur (Pilgub) Sultra.

Ketua KPUD Konawe, Sarmadan menuturkan, Pilkada serentak akan terlangsung dalam tiga gelombang. Gelombang pertama telah selesai pada 9 Desember 2015 lalu. Dari tujuh daerah yang menggelar Pilkada, empat diantaranya telah dilantik bupati dan wakil bupatinya.

Sementara untuk gelombang kedua lanjut Sarmadan, akan berlangsung tanggal 15 Februari 2017 mendatang. Tujuh daerah yang bakal menggelar Pilkada serentak itu, yakni Kendari, Bombana, Kolaka Utara, Muna Barat, Buton Tengah, Buton Selatan dan Buton.

Sedangkan untuk gelombang ketiga, akan berlangsung Juni 2018 mendatang. Terkait tanggalnya, Sarmadan mengaku belum ditetapkan. “Nanti tahun depan terkait penetapannya,” katanya.

Pada gelombang ketiga, ada tiga daerah yang akan menggelar Pilkada, ditambah dengan Pilgub. Ketiga daerah itu, yakni Konawe, Baubau dan Kolaka.

“Pilkada serentak pada gelombang ketiga ini akan menarik, sebab berbarengan dengan Pilgub. Tentu ini akan punya pengaruh besar terhadap konstalasi politik Parpol,” jelasnya.

Pria yang sebelumnya menjadi dosen di FISIP UHO mengungkapkan, percarutan politik tingkat kabupaten/kota kemungkinan akan coba disinkronkan dengan kondisi Pilgub. Misalnya jika Parpol A,, B dan C telah berafiliasi dengan Cagub X, maka kemungkinan di tataran daerah, Parpol tersebut juga akan sama-sama berafiliasi dalam mendukung Cabup/Cawakot. Itu untuk memudahkan proses kampanye.
Namun lazimnya ketika Pilkada tak serentak, Parpol yang bersama-sama di Pilgub belum tentu bergandengan tangan lagi ketika di Pilkada.¬†“Semuanya itu tergantung dari Parpolnya. Namun yang jelasnya ini akan menarik,” tandasnya.

Reporter : muh. Randa

Edit : Redaksi

error: Hak Cipta dalam Undang-undang