Insiden Polisi dan FPI, MUI Minta Masyarakat Tetap Tenang dan Tabayyun

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Miftachul Akhyar
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Miftachul Akhyar

JAKARTA : Terkait dengan insiden meninggalnya 6 orang pendukung Front Pembela Islam (FPI) usai mengalami insiden dengan aparat Kepolisian di Tol Jakarta – Cikampek 7 Desember 2020 lalu.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Miftachul Akhyar menyesalkan insiden tersebut.

“Menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut yang sampai menimbulkan korban jiwa di antara sesama anak bangsa dan meminta kepada semua pihak untuk menghindarkan diri dari segala bentuk kekerasan, intimidasi dan saling curiga dalam menyelesaikan suatu masalah,” kata Miftach kepada siberindo.co

Terkait dengan itu, KH Miftachul Akhyar mendukung semua pihak agar dalam menyelesaikan suatu masalah dilakukan dengan mencari akar masalahnya serta mengedepankan musyawarah,

Selain itu juga silaturahim dan komunikasi yang baik sehingga peristiwa semacam itu tidak terjadi lagi di Indonesia.

Dirinya juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan terus melakukan tabayyun terhadap semua informasi terkait peristiwa tersebut serta tidak mengeluarkan pernyataan yang dapat memperkeruh keadaan.

BACA JUGA :   Wamena, siapa yang Semena-Mena ?

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co