Investasi Buton Industrial Park, Waspadai Penguasaan SDA oleh Aseng

Ummu Salman (IRT)
Ummu Salman (IRT)

Oleh: Ummu Salman (Relawan Media)


Pemerintah Kabupaten Buton menggagas Kawasan Industri Buton atau Buton Industrial Park yang akan dipusatkan di Kecamatan Kapontori. Konsep pengembangan Buton Industrial Park sebagai pusat pertambangan kota-daur ulang baterai yang akan dibangun China Machinery Engineering Corporation (CMEC) menggunakan sistem Built Operate Transfer (BOT). Di Buton Industrial Park juga akan dibangun power plant berkapasitas 2 x 350 megawatt. Rencana ini terungkap saat Bupati Buton La Bakry rapat bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Asisten Deputi Kemenkomarves RI, Yudi Prabangkara, pihak Bea Cukai Kendari dan investor CMEC.(butonoke.com, 24/12/2020)

Investasi selalu menjadi pilihan bagi para penguasa baik itu dalam pembangunan infrastruktur, maupun dalam pengelolaan sumber daya alam dalam negeri. Iming-iming akan terbukanya lapangan pekerjaan bagi rakyat lokal sering menjadi alasan dibukanya investasi tersebut.

Pada faktanya, pembukaan investasi banyak menimbulkan persoalan. Investasi tidak pernah membawa kemaslahatan bagi masyarakat khususnya masyarakat setempat. Terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat tidak sebanding dengan dampak dari investasi itu sendiri. Mulai dari rusaknya lingkungan, masuknya TKA ke dalam negeri, juga dampak sosial bagi masyarakat setempat.

BACA JUGA :   Neraca Dagang RI Diprediksi Surplus US$ 8,87 Miliar di 2016

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co