Investor Diundang, Tambang Makin Digandeng

Oleh: Risnawati, STP. (Staf Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka)
Oleh: Risnawati, STP. (Staf Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka)

Oleh : Risnawati, STP.

(Staf Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kolaka)

 

Sulawesi Tenggara adalah provinsi yang terletak tepat di ujung kaki pulau Sulawesi. Ketika berbicara tentang kekayaan alamnya tentunya sudah tidak diragukan lagi. Sebab, sejak puluhan tahun yang lalu kekayaan sumber daya alam yang dimiliki mengundang banyak pihak untuk mengeksploitasi kekayaaan tersebut.

Fajar.Co.Id, Kolaka — Selama 40 tahun beroperasi di Kabupaten Kolaka, PT Vale dinilai tak memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun kesejahteraan masyarakat setempat. Sindiran pedas pun dilayangkan Anggota Komisi III DPRD Kolaka, Rusman, kepada perusahaan tambang tersebut.

“PT Vale ini tidak memberikan kontribusi bagi daerah, melainkan hanya mengeruk kekayaan yang ada di Kolaka dan merusak lingkungan saja. Janjinya untuk membangun pabrik tak pernah ditepati. Jadi lebih baik PT Vale angkat kaki saja dari Kolaka ini, karena tak ada guna-gunanya,” sindir Rusman, Kamis (26/7/2018).

Seperti dilansir juga dalam Kolaka (Antara News) – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk belajar dan bertukar informasi dibidang pertambangan, lingkungan dan pertanian. Menurut dia, Kabupaten Bone Bolango yang baru berumur 12 tahun itu juga memiliki potensi pertambangan dan dikelola oleh beberapa perusahaan, namun pengelolaan dana corporate social responsibility (CSR) yang diberikan oleh perusahaan pertambangan tidak besar.

Ia mengatakan, sektor pertambangan khususnya nikel di daerahnya sangat besar, hanya saja saat ini tidak berjalan karena adanya kebijakan pemerintah pusat yang melarang penjualan bahan mentah tambang ke luar negeri.

Ia menyebutkan, selain perusahaan negara yang mengelola tambang di Kolaka yakni PT. Antam dengan luas lahan kosensi sekitar 6.000 hektar, juga beberapa perusahaan swasta lokal dan perusahaan asing yakni PT. Vale.

BACA JUGA :   Memikirkan Kembali Arah Pembangunan Kabupaten Muna

 

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co