Islam  Dalam Menangani Narkoba

ummu syifa
ummu syifa

Oleh : Sahariah AMd.Kep. (Pemerhati Kesehatan)


Tim Satuan Narkoba Polres Kendari menangkap RI (35) di sebuah hotel di Kecamatan Puuwatu, akhir pekan lalu. Sebanyak 33 bungkus kecil sabu ditemukan dengan berat total 53,36 gram. RI diduga kuat hanya seorang kurir dari seorang narapidana yang saat ini menjalani masa tahanan di Lapas Kelas II A Kendari. ”Berdasarkan informasi yang kami terima, ada seorang pria yang memiliki narkoba di sebuah hotel di Kendari. Setelah dilakukan pengintaian dan dilanjutkan dengan pengeledahan, Inisial RI ditemukan di kamar hotel dengan barang bukti berupa sabu seberat 53,356 gram,” kata Kepala Satuan Narkoba Polres Kendari Ajun Komisaris Andi Agusfian Pranata di Kendari, Kamis (18/2/2021). Setelah diinterogasi, lanjut Andi, RI mengaku mendapat sabu dari seseorang yang ia tidak kenal. Ia mendapat perintah dari HN (30), seorang narapidana di Lapas Kelas II A Kendari, untuk mengambil sabu tersebut dengan sistem tempel tanpa mengetahui siapa yang memberi. Barang ini laku terjual diwilayah Kendari dan Konawe. (kompas.id,18/2/2021).

Kalau kita melihat kondisi saat ini, dimana Peredaran narkoba di dunia sudah sangat memprihatinkan, termasuk di Indonesia khususnya area Kendari. Jumlah korban meninggal dunia akibat mengonsumsi narkotika dan obat berbahaya (narkoba) di Indonesia meningkat dari 40 orang menjadi 50 orang per hari. (mediaindonesia.com, 7/6/2012).

BACA JUGA :   Kotak “Kardus” dan Spekulasi Kecurangan Pemilu 2019

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co