Ragam  

Janji Akan Membangun Pabrik, PT Antam Tbk Diminta untuk Realisasikan Segera


Reporter  : Asman | Editor : Rj | Publizher : Iksan


KALOSARA NEWS : Forum Pemerhati Lingkungan Indonesia  meminta agar PT. Antam Tbk menepati janji untuk membangun pabrik yang sudah lama di janjikan kepada masyarakat Konawe Utara (Konut).

Ketua Forum Pemerhati Lingkungan Indonesia, Zulkifli mengatakan, di ketahui dalam aturan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas, telah di atur bagaimana peran dan tanggung jawab sebuah perusahaan pertambangan yang memiliki CSR untuk menaati aturan yang telah di terbitkan oleh pemerintah.

Menurut dia, antam sendiri merupakan perusahaan yang saat ini melakukan aktivitas pertambangan di Kabupaten Konawe Utara.

Zulkifli menguraikan,  kemudian perusahaan ANTAM juga merupakan perusahaan yang memiliki Izin Usaha Pertambaagn (IUP) Nomor 15 Tahun 2010 terluas yang berada di Konawe Utara Salah satunya berada di Kecamatan Molawe. Sebelum memiliki IUP pimpinan perusahaan Antam berjanji kepada masyarakat Konawe Utara untuk membuat Pabrik..

 “Bahkan masyarakat juga sudah pernah melakukan unjuk rasa ke perusahaan Antam untuk menuntut pihak perusahana Antam untuk segera mendirikan pabrik, akan tetapi sampai saat ini tuntutan tidak d realisasikan oleh pihak perusahaan antam” jelas Zulkifli

Zulkifli juga menambahkan, bahwa ada dugaan lain bahwa PT Antam menambang tanpa mengantongi surat keterangan kelayakan Lingkungan (SKKL).

Ia juga menghimbau Kepada pemerintah Konut agar mereka duduk bersama dengan pihak pemerintah membahas persoalan ini.

“Oleh karena itu sy menghimbau kepada Bupati dan DPRD Konawe Utara untuk duduk bersama pihak perusahaan Antam guna membuat MoU untuk pembangunan Pabrik sesuai dengan janji mereka.” Himbau Zulkifli

Apabila tuntutan masyarakat belum terealisasikan maka kami dari Forum Pemerhati Lingkungan Indonesia di Jakarta akan melakukan ujuk rasa ke Kementerian ESDM, Mabes Polri dan KPK mendesak agar memberhentikan aktivitas pertambangan oleh perusahaan Antam dan juga menuntut agar Tanah masyarakat yg dijadikan lahan pertambagan oleh peruaahaan Antam untuk di kembalikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa mengelolah tanah/lahan sendiri.

error: Hak Cipta dalam Undang-undang