Kabupaten Bombana Peredaran Miras Meningkat, Butuh Solusi Penting


Oleh: Rayani Umma Aqila


Dampak buruk akibat miras menyebabkan banyak permasalahan dan juga lingkungan sosial.   Okejahatan muncul gara-gara miras. Pun, tak terkecuali di daerah seperti Kabupaten Bombana. Guna menekan penyebaran miras tersebut, polisi menggelar Operasi Sikat di akhir tahun 2020.

Operasi Sikat yang dilaksanakan sejak tanggal 20 November hingga 5 Desember 2020 tersebut telah berhasil menemukan banyak peredaran minuman keras (miras). Humas Polres Bombana, Ipda Tujianto, S. SH menyebutkan, berdasarkan temuan di tengah masyarakat, konsumsi dan  peredaran miras masih tinggi. (telisik.id, 5/12/2020)

Tak hanya itu minuman impor dan lokal yang ditemukan, tetapi juga berhasil mengamankan pelaku tindak penyalahgunaan obat-obatan, narkoba jenis sabu, curas dan tindak premanisme. Publik menilai maraknya peredaran miras di Kabupaten Bombana diduga karena tidak adanya Perda tentang larangan minuman keras.

Sebagaimana ditegaskan Kapolres Bombana, AKBP Andi Herman, SIK bahwa Miras menyebabkan tindak pidana di daerah itu meningkat tajam. Meskipun Perda dibentuk, peredaran miras akan tetap berjalan sebab miras atau minuman beralkohol tak dilarang secara mutlak yang ada hanya pengawasan dan pengaturan saja. Hal ini disebabkan perusahaan-perusahaan minuman beralkohol turut menyumbang pemasukan pajak yang besar kepada negara.

Sebagaimana diketahui, penerimaan negara dari cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) hingga akhir Juli lalu saja sebesar Rp2,64 triliun. Jumlah ini belum termasuk pemasukan dari cukai Hasil Tembakau (HT) dan Etil Alkohol (EA). Dan tidak boleh dihilangkan dari pemasukan negara sebab termasuk dari pendapatan nasional atau pendapatan bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Meskipun miras turut menyumbang  pemasukan negara, tetapi hal itu tidaklah sebanding dengan risiko kerusakan yang ditimbulkan. Hal ini terbukti dengan banyaknya kejahatan yang terjadi di tengah masyarakat disebabkan mengkonsumsi minuman beralkohol. Pada akhirnya perilaku seseorang menjadi tidak terkontrol. Belum lagi efek jangka panjang yang ditimbulkan.

BACA JUGA :   Oligarki Membajak Tanah Mutiara Hitam

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co