Kabupaten Konawe Masuk Daerah Pengembangan Sagu Program FAO

Ketgam : Wa ode Hamsinah Bolu anggota DPD RI (pertama dari depan ) di dampingi Ketua DPRD Konawe Gusli Topan Sabara, ST.MM (Kedua dari depan)
Ketgam : Wa ode Hamsinah Bolu anggota DPD RI (pertama dari depan ) di dampingi Ketua DPRD Konawe Gusli Topan Sabara, ST.MM (Kedua dari depan)

KABUPATEN KONAWE – KALOSARA NEWS.COM : Kabupaten Konawe satu dari tiga kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara yang menjadi daerah percontohan pengembangan sagu program FAO (Food and Agriculture Organization) lembaga yang dinaungin oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tiga Kabupaten yang masuk pengembangan Lembaga Internasional tersebut yakni Kabupaten Konawe, Konawe Selatan dan Konawe Utara.

Ketgam : Ryza Ramhadan Field Activity supervisior Unfao

Ryza Ramhadan menjelaskan. Program (Food and Agriculture Organization) ini sejak 2015. Program ini bertugas untuk memperbaiki kualitas pangan di dunia. Jadi pihak FAO bantu masyarakat untuk mengembangkan sagu mulai proses dari hulu hingga ke hilir. Sagu adalah komoditas subsisten yang hanya ditengok ketika akan di panen saja.

“ Jadi yang kami lakukan tidak hanya pisik, tetapi kita membangun unit pengelolahan juga, akses kedepannya kami membentuk asosiasi untuk mengkoneksikan beberapa daerah yang menjadi percontohan pengelolaan sagu tersebut. “ Kata Reza yang juga Field Activity supervisior Unfao

Dikatakannya, demplotnya kita sudah buat di Kabupaten konawe dan Kabupaten Konawe Selatan. Untuk pembuatan demplotnya itu terletak di Desa Labela, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Sulawesi tenggara (Sultra). Kalau untuk progresnya kami tidak akan mengecewakan, semuanya juga mendukung, baik dari masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan, DPRD Konawe bahkan dari DPD RI.

“ kita saat ini telah buat unit pengelolahan dan demplotnya. Alhamdulila tidak akan mengecewakan, apalagi adanya dukungan dari masyarakat, pemerintah dan DPR itu sendiri. Kita akan membuat pelatihan terhadap ibu-ibu terutama, bagima mengola sagu, makanya kita juga buat unit pengolahan, jadi produk produknya beragam. Mulai dari tepung sagu , sampai produk turunan seperti biscuit, bronis dan lainnya. ” jelasnya Rabu (02/08/2017) usai ketemu Ketua DPRD Konawe Gusli Topan Sabara, ST.MM

Sebelumnya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe, melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) telah mengirim tepung sagu hasil uji coba oleh Tim FAO ke Pusat Pelatihan Pertanian Dan Pedesaan Swadaya (P4S). Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi.

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co