Karyawan Asing, Lecehkan Karyawati Lokal Di Morosi

UNAAHA- kalosaranews.com – Karyawan asing PT. Virtue Dragon Nikel Indusrty (PT. VDNI) disinyalir lakukan pelecehan seksual pada karyawan lokal di Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe.

mencuaknya isu ” esek- esek” kariawan tambang tersebut, adanya aksi yang dilakukan Forum Pemerhati Hutan dan Lingkungan Sultra (FPHL- Sultra). di DPRD Konawe, Senin (5/9/2016).

Dalam orasinya, kronologi terjadinya pelecehan itu, sekitar tiga hari yang lalu, saat karyawati tersebut pulang malam usai bekerja. Meski sudah ditangani oleh pihak kepolisian, namun massa FPHL Sultra tidak puas hal itu, karena massa aksi menilai bilah DPRD Konawe tak mengambil andil, kejadian serupa bakal terulang lagi.

” Karyawati yang bekerja di di PT. VDNI dilecehakan oleh warga negara asing, kami juga sudah bersabar menunggu dan hingga kini belum ada penyelesaian, dan ini adalah percobaan pemerkosaan” kata Safrul saat menggelar orasi di depan gedung DPRD Konawe.

Massa Forum Pemerhati Hutan dan Lingkungan Sultra (FPHL-Sultra) Simpul Konawe saat menggelar aksi di DPRD Konawe (Foto : Armin)

Menanggapi tuntutan massa aksi, Wakil Ketua I DPRD Konawe Rusdianto memanggil puluhan massa aksi untuk berdiskusi diruang sidang. Kata Rusdianto pihaknya telah menerima laporan dari kepolisian dan saat ini telah ditangani oleh penyidik di Polres Konawe.

” sudah ada jaminan dari pihak kepolisian jika ada pelanggaran hukum akan dilakukan tindakan hukum” Tegas Politisi banteng moncong putih ini.

Hal serupa juga di tuturkan Ketua DPRD Konawe. Gusli Topan Sabara mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti secara serius adanya indikasi karyawan asing yang lakukan pelecehan di daerah tambang itu.

” akan segera ditindak lanjuti, karena hal ini jangan sampai berbias kemudian berkembang akhirnya menjadi isu-isu yang dapat merusak persatuan dan kesatuan kita di Kabupaten Konawe” Tutup Gusli Gusli

Reporter : Muh.Randa
Editor : Redaksi

error: Hak Cipta dalam Undang-undang