Kasus Driver Online, Antara Ancaman dan Bahaya Yang Menimpanya

Ketgam : Novida Balqis Fitria Alfiani
Ketgam : Novida Balqis Fitria Alfiani

Oleh : Novida Balqis Fitria Alfiani

Betapa mirisnya kasus yang menimpa driver online. Tidak hanya satu kali, dan tidak hanya satu orang. Pelakupun juga membunuh driver dengan sadis dan kejam. Kasus ini terjadi di kota Palembang, Sumatera Selatan.

Salah satu korban seperti yang dilansir dari news.detik.com (27/12/2018), menimpa seorang driver bernama Try Widyantoro berusia 44 tahun pada pertengahan bulan Februari lalu. Dimana saat itu korban hilang saat mengantar penumpang dari Palembang tujuan Kenten Laut, Banyuasin. Dalam perjalanan, korban dihabisi oleh empat penumpangnya. Mobilnya diambil, dan jasadnya dibuang ke daerah rawa-rawa di perairan Lalan, Musi Banyuasin.

Sungguh miris kejadian diatas. Tidak hanya satu kasus, masih terdapat kasus lain yang dialami driver online yang tidak disebutkan diatas. Namun, dalam kasus ini kita bisa melihat. Betapa sadisnya pelaku kepada korban. Tidak ada perikemanusiaan sama sekali.

Seharusnya, dari kejadian tersebut pemerintah lebih melindungi driver agar tidak ada korban terus menerus. Dan kejadian tersebut tidak berulang untuk kesekian kalinya.

Dalam sistem demokrasi, sungguh sulit dalam mencari penghasilan. Bahkan rela mempertaruhkan nyawa agar mendapat penghasilan. Bisa dikatakan, pekerjaan driver online adalah pekerjaan yang beresiko dan berbahaya. Jika pemerintah bertindak tegas, dan memberi perlindungan pada setiap warganya dalam mencari penghasilan, tentu masyarakat tidak perlu khawatir dengan pekerjaan yang dilakukannya.

Kasus driver online tidak hanya diserang atau dibegal oleh para penumpang. Pernah terjadi juga, kasus driver online diserang oleh sopir angkutan umum. Karena dianggap mengambil penumpang angkutan umum, disebabkan driver online lebih cepat dan harga terjangkau bagi penumpang dibandingkan angkutan umum yang lama dari segi waktu. Driver online dinilai penumpang lebih praktis dan efektif, tidak membuang waktu. Sehingga membuat sopir angkutan umum menjadi geram. Hingga tak segan-segan memecahkan kaca mobil ketika sopir angkutan mengetahui, terdapat driver online. Sungguh menyedihkan!

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co