Ragam  

Kembangkan Buah Naga, Desa Talinduka Terpilih Sebagai desa Inovatif

Ketgam Camat Dangia Marsalim (Kostum Bantik) , beserta tenaga Ahli Kabupaten (Amran) dalam pertemuan kordinasi inovasi desaFoto-Irwandar
Ketgam Camat Dangia Marsalim (Kostum Bantik) , beserta tenaga Ahli Kabupaten (Amran) dalam pertemuan kordinasi inovasi desaFoto-Irwandar

KABUPATEN KOLAKA TIMUR-SULAWESI TENGGARA

KALOSARA NEWS :Terpenuhi Kriteria sebagai desa Inovatif, desa Talinduka, Kecamatan Dangia terpilih sebagai desa inovatif  di Kabupaten Kolaka Timur berdasarkan program inovatif Kementerian Desa.

Penunjukan desa inovatif tersebut berdasarkan kriteria Kemendes berdasarkan permen nomor 83/2017 yakni, program  inovasi harus terpenuhi, mulai desa peningkatan produltiviats pedesaan, ekonomi lokal, sumber daya manusia dan pemenuhan infrastruktur pedesaaan yang baik.

“Saat ini Desa Talinduka di tunjuk sebagai desa percontohan inovasi desa yang akan di tampilkan di Jakarta, semnetara untuk Kolaka Timur 12 Kecamatan telah masuk dalam program inovasi desa, “ ungkap Amran yang merupakan Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarkat Desa di Kabupaten Koltim. 

 

Ketgam Camat Dangia Marsalim (Kostum Bantik) , beserta tenaga Ahli Kabupaten (Amran) dalam pertemuan kordinasi inovasi desaFoto-Irwandar
Ketgam :  Camat Dangia Marsalim (Kostum Bantik)  beserta tenaga Ahli Kabupaten (Amran) dalam pertemuan kordinasi inovasi desa/ Foto-Irwandar Kalosara News

 

Dijelaskannya, Salah satu produk unggulan Desa Talinduka yang akan di paparkan adalah potensi buah naga serta pagu anggaran dari APBN terkait inovasi desa, untuk Kecamatan Dangia sebesar 51 juta yang digunakan untuk biaya pertemuan, ATK, biaya laporan pertanggung jawaban.

Sementara itu, Camat Dangia Marsalim mengharapkan, dengan di tunjuknya Desa Talinduka sebagai percontohan desa, kedepannya Kecamatan Dangia dapat bersaing melalui produk unggulan buah naga,

“dengan di tunjuknya Desa Talinduka sebagai desa percontohan,  kami harapkan desa ini dapat meningkatkan atau menambah pendapatan perkapita masyarakat yang bermuara pada kesejahteraan, “ harap Marsalim mantan Kepala Sekolah SMK N 1 Dangia ini.

Kata marsalim, terkait dengan penunjukan desa tersebut sabagai desa percontohan, ia akan berupaya untuk meningkatkan mutu buah naga yang menjadi salah satu ikon kecamatan yang ia pimpin, menurutnya itu  merupakan solusi yang harus mereka lakukan, selain itu ketersedian pupuk organik  yang tidak menggunakan bahan kimia harus terpenuhi, sebab dengan itu buah naga yang mereka  kembangkan mampu bersaing dipasaran di indonesia.

Reporter : Irwandar

Editor : Redaksi

error: Hak Cipta dalam Undang-undang