Kemiskinan di Sultra Meningkat, Siapa Bertanggung Jawab?

Sartinah
Sartinah

Penulis : Sartinah (Relawan Media)


 

Problem multikompleks terus mendera negeri ini. Di antara yang masih harus menjadi pekerjaan rumah adalah kemiskinan. Di tengah melimpahnya sumber daya alam, kemiskinan tentu saja menjadi fakta miris Negeri Khatulistiwa. Sumber daya alam yang melimpah ternyata tidak serta-merta memberi jaminan kesejahteraan. Misalnya saja di Sulawesi Tenggara yang mengalami kenaikan angka kemiskinan selama enam bulan terakhir.

 

Hal ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara yang merilis jumlah penduduk miskin selama tahun 2020. Pada September 2020 penduduk miskin Sulawesi Tenggara sebanyak 317,32 ribu orang. Jumlah tersebut naik sebanyak 15,5 ribu orang selama enam bulan terakhir, yakni sejak Maret 2020.

 

Kepala BPS Provinsi Sultra Agnes Widiastuti, mengatakan besar kecilnya jumlah penduduk miskin sangat dipengaruhi oleh garis kemiskinan. Sebab, penduduk miskin adalah mereka yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan. (zonasultra.com, 16/2/2021)

 

Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri telah merilis standar kemiskinan pada tahun 2019. Data BPS tersebut menyatakan standar kemiskinan adalah Rp425.250 per kapita per bulan. Berdasarkan data tersebut maka pendapatan Rp14.175 setiap harinya terkategori sebagai orang miskin.

 

Kemiskinan menjadi problem klasik yang nyaris terjadi di seluruh dunia, termasuk negeri ini. Terlebih di tengah merebaknya pandemi Covid-19, lonjakan angka kemiskinan semakin memprihatinkan. Lapangan pekerjaan semakin langka, harga-harga kebutuhan pokok kian tak terjangkau, ditambah gelombang PHK yang tetap menjadi momok bagi rakyat kecil.

BACA JUGA :   Raih Tiga Emas Dua Perunggu, Bupati Konsel Serahkan Bonus Rp 40 Juta ke Tim Dayung

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co