Kepala Desa di Konawe Gagas Pembentukan Organisasi Apdesi

Panitia pembentukan Apdesi

KALOSARA NEWS : Sejak menerima surat mandat pembentukan organisasi desa Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Kabupaten Konawe sejumlah kepala desa di Konawe Tengah mempersiapkan kepanitian pembentukan

Surat mandat dari DPD Apdesi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang bernomor 03 /DPD-APDESI/ST/2021 diberikan mandat kepada 13 kepala desa di Konawe untuk membentuk APDESI Kabupaten Konawe

Ke sembilan kepala desa yang menerima mandat pembentukan yakni, Kepala Desa Anggohu Dwi Septiawan, Kepala Desa Asaki Syamsul Jais, Kepala Desa Momea Jumar Lakarama, Kepala Desa Amberi Sofian Rauf, Kepala Desa Epeea Sumitro, Kepala Desa Oloonua Herman Made, Kepala Desa Otodopi Sugiarti, Kepala Desa Puday Sasbiaden, Kepala Desa Baini And Latif, Kepala Desa Lalowulo Jumran, Kepala Desa Tamesandi Mido, Kepala Desa Mata Iwoi Jumran, Kepala Desa Tani Indah Muh.Jumran.

Asosiasi kepala desa ini akan segera terbentuk di Kabupaten Konawe. Maret mendatang, organisasi para kepala desa (Kades) tersebut akan menggelar musyawarah perdana untuk memilih nahkodanya di daerah lumbung beras Konawe.

Ketua Panitia Musyawarah APDESI Konawe, Dwi Septiawan kepada awak media menuturkan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APDESI Sultra baru terbentuk tahun 2020 lalu. Selanjutnya, pihak DPD memandatkan 13 kepala desa di Konawe untuk menggelar musyawarah untuk tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

“Hari ini, dari 13 nama kepala desa yang menerima mandat, ada 8 orang yang sempat menghadiri rapat untuk membahas perihal musyawarah APDESI Konawe. Artinya sudah quorum. Saya sendiri dipercaya sebagai ketua panitia dan Syamsul Jais (Kades Asaki, Kecamatan Lambuya) sebagai sekretaris panitia,” ujar pria yang menjabat Kades Anggohu usai menggelar rapat di salah satu restoran di Unaaha, Kamis (11/2/2020).

BACA JUGA :   Pilkada Konawe, Pemda Telah Alokasikan Dana PANWAS Sebesar Rp11 Milyar

Berdasarkan hasil rapat lanjut Dwi, musyawarah APDESI Konawe akan digelar 17 Maret 2021. Jadwal pendaftaran calon ketua akan dibuka mulai tanggal 10 sampai 12. Selanjutnya, penetapan calon pada tanggal 13. Sedangkan visi misi calon akan dilakukan tanggal 15.

“Kami membuka komunikasi terkait musyawarah APDESI ke-291 Kades se-Kabupaten Konawe. Semuanya punya hak yang sama untuk menjadi calon ketua,” jelasnya.

Dwi menjelaskan, secara teknis nantinya tiap kecamatan akan mengirim tiga utusannya saat musyawarah. Hal itu dilakukan untuk mengurangi kerumuman massa saat kegiatan musyawarah, mengingat saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19.

“Di kecamatan kan sudah ada asosiasinya. Nanti tinggal mereka rembuk untuk mengutus siapa yang akan ikut musyawarah. Maksimal perwakilan kecamatan itu tiga orang. Tapi ada kecamatan juga yang cuma ada 1 desanya, bahkan ada yang tidak ada. Itu akan menyesuaikan semua,” jelasnya.

Dwi berharap, musyawarah APDESI bisa berjalan lancar sebagaimana yang direncanakan. Gol utamanya adalah membuat organisasi tersebut sebagai wadah yang mempersatukan para kepala desa se-Kabupaten Konawe.

“Kita berharap Ketua APDESI nantinya bisa membawa organisasi ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Musyawarah APDESI Konawe menambahkan, ada beberapa poin syarat menjadi calon Ketua APDESI. Selain jadi Kades aktif yang bersangkutan juga harus terbebas dari proses hukum, baik sebagai terlapor maupun tersangka.

“Yang bersangkutan juga merupakan rekomendasi dari asosiasi di kecamatannya masing-masing,” pungkasnya.


 

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co