Konawe Belum Tuntaskan Masalah Royalti PT. ST Nickel

KONAWE- kalosaranews.com , –  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe hingga saat ini belum tuntas memediasi persoalan royalti masyarakat di Kecamatan Amonggedo, daerah tempat lokasi eksploitasi perusahaan PT. ST Nickel.

Belum tercapainya mufakat ini, lantaran masyarakat masih saling mengklaim lahan. Sehingga proses penyelesaiannya menjadi alot.

Padahal perusahaan yang bergerak di bidang jasa usaha pertambangan nikel ini sudah mau mengindahkan tuntutan masyarakat. Bahwasanya setiap kali pengapalan, perusahan akan mengeluarkan 1 dolar per metrick ton untuk pemilik lahan.

Namun, justru hal ini yang menumbuhkan komplik sosial lantaran masyarakat saling klaim lahan. Sehingga masalah ini di bawah ke DPRD setempat untuk diselesaikan.

“Kita sudah dua kali melakukan hearing (dengar pendapat). selangkah lagi ada titik terangnya. Jumlahnya 342 KK,
“papar Ketua DPRD Konawe Gusli Topasn Sabara.

BACA JUGA :   CPNS Konawe Dijadwalkan Mengikuti Prajabatan di Provinsi

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co