Tahun Baru 2021: Kondom Laris Terjual Di Kendari, Problem Tahunan?

Astina
Astina

Oleh: Astina, S.K.M (Relawan Media dan Opini)


 

Perayaan tahun baru sudah menjadi budaya bagi masyarakat diseluruh dunia, setiap orang mempunyai caranya masing-masing untuk merayakannya ada yang dengan cara makan-makan, jalan-jalan, dan berpesta kembang api dan terompet. Kota Kendari adalah salah satu kota di Sulawesi Tenggara yang menjadi lokasi pilihan untuk merayakan tahun baru, bahkan dimasa pandemi sekalipun.

Menjelang penutupan tahun 2020, beberapa apotek di kota Kendari laris menjual alat kontrasepsi berupa kondom. Peningkatan penjualan kondom itu cukup drastis. Para pembeli berasal dari kalangan pekerja dan diantara para pembeli kebanyakan dari kalangan remaja baik laki-laki maupun perempuan (zonasultra.com,31/12/2020).

Informasi dari beberapa apotek di kota kendari sangat mencengangkan. Karena perayaan tahun baru bahkan sudah sampai pada tahap seks bebas, yang biasanya juga dilakukan dihari valentine. Mirisnya para pelaku berasal dari kalangan remaja. Masa pandemi harusnya menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk kembali kepada aturan allah,

Pergaulan bebas sudah menjadi sesuatu yang biasa dan menjamur di kalangan masyarakat Indonesia khususnya dan secara dunia umumnya. Banyak yang beranggapan bahwa free sex mencerminkan seseorang itu modern atau tidak. Free sex ini semakin menjamur dikalangan remaja dan sudah merambah hampir ke seluruh kalangan, baik muda ataupun tua. Di berbagai daerah di Indonesia hampir semua sudah terjerumus kepada pergaulan bebas ini.

BACA JUGA :   Disertasi Sesat dan Menyesatkan

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co