Ragam  

Lima Wakil Rakyat Ini, ” Ribut Ribut” Di Media, Karena Tak Dapat Kendaraan Dinas

( Konprensi Pers Lima Anggota Dewan Konawe, Terkait tak perole kendaraan Dinas” / Randa Kalosara News

 

KABUPATEN KONAWE – KALOSARA NEWS.COM : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Konawe mengelu di media setelah tak diberikan haknya sebagai anggota DPRD.

Kelima anggota dewan yang mengelu, yakni, Kadek Rai Sudiani Ketua Komisi I dari Partai Gerindra, Abd Karim Dama partai PDIP, Eko Sudarsono Partai PKS, Jumrin Haba Partai Golkar dan Syamsuddin dari partai PBB.

Mereka menglui karena tidak diberikan kendaraan mobil dinas. Melalui juru bicara kelima anggota DPRD Konawe, Abd Karim Dama mengungkapkan, Pengadaan kendaraan dinas bagian Umum Pemda Konawe sebanyak 15 unit pada tahun 2017. Dari 15 kendaraan tersebut. Terbagi, untuk operasional Anggota DPRD 13 unit dan Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) 2 unit.

” 13 unit itu diperuntuhkan untuk anggota DPR, namun hingga saat ini, kami belum diberikan, sedangkan dua unit lainnya untuk kendaraan KPU, ” terang Abd Karim Dama yang di aminkan oleh keempat anggotanya.

Karim Dama dan kawan kawan telah menyerah ber-urusan terkait kendaraan dinas tersebut, selain ada upaya ketemu bupati kakawannya juga telah menghubungi pimpinan DPR untuk meminta dibahas persoalan ini.

” saya habis ditutupkan gerbang, saat akan ketemu bupati, waktu itu saya disarankan untuk ketemu bupati, namun sampai saat ini saya belum ketemu bupati, ” ungkap karim diruangan komisi 1 DPRD Konawe senin ( 04/07/2017).

Ia sangat sayangkan, padahal 8 orang Anggota DPRD lainnya telah diberikan mobil dinas tersebut, namun kenapa kelima anggota DPRD belum diberikan, Ia curiga bahwa ini merupakan dampak pemilihan ketua komisi beberapa waktu lalu yang tak terpilihnya anggota mereka dari Praksi PAN.

” seharusnya mantan ketua komisi I DPR Almaruf sudah mengembalikan mobil dinas ketua komisi, karena dia sudah tidak menjabat lagi sebagai ketua komisi, ko sampe saat ini belum dikbalikan, ” terangnya

Abd karim dama merasa kinerjanya tak terganggu dengan tak diberikannya kendaraan tersebut ” sebetulnya tidak mengganggu, karena kami masih memiliki kendaraan pribadi, karena yang tidak benarnya ini, karena ini hasil pembahasan, sebelum juga ada begini kami selalu lakukan kegiatan, ” katanya

Terkait dengan hal tersebut, kelima perwakilan rakyat ini yang seharusnya mengurusi rakyat, akan menyurat kepada bupati usai para awak media menerbitkan berita ini,

” kami sudah lakukan kordinasi, setelah di ekspos ini, entah media apa?, media cetak, saya juga mau, sebetulnya hari jumat yang lalu saya turun di kendari, mau ekspos, di media cetak, tapi sayangnya tutup, ” Ungkap Karim Dama

Reporter : Randa
Editor : Redaksi

 

 

 

 

error: Hak Cipta dalam Undang-undang