Mahasiswa Sebagai “Agent Of Change And Agent Of Control”


Oleh : Syafitri Asmawati


Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa yang di pundaknya terdapat tanggung jawab ganda untuk menjadi seorang agent of control sekaligus juga sebagai arah perubahan muncul. Sebab itu, suatu bangsa dapat dikatakan maju apabila generasinya itu maju pula.

Akhir-akhir ini negara kita diramaikan dengan berbagai aksi mahasiswa yang mewarnai sejumlah daerah dengan membawa berbagai tuntutan atas kebijakan pemerintah yang dinilai dzolim terhadap kepentingan rakyat.

Dilansir dari Kompas.Com, ribuan mahasiswa dari berbagai kampus akan datang ke Jakarta untuk melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019). Selain itu, ada juga mahasiswa yang menggelar aksi di daerah. Sebanyak 150 perwakilan mahasiswa dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, akan ikut turun ke jalan serukan aksi nasional bersama Aliansi Mahasiswa Indonesia, di Jakarta. Sementara itu, mahasiswa dari 12 perguruan tinggi di Jawa Barat, juga akan bergabung bersama mahasiswa seluruh Indonesia untuk menyuarakan aksinya menolak UU KPK dan RKUHP di depan gedung DPR RI Senayan, Jakarta.

Sebagai seorang mahasiswa sudah selayaknya berkontribusi dalam  pembangunan bangsa ini. Mahasiswa tidak selayaknya datang ke kampus hanya untuk ingin mendapatkan IPK tertinggi yang tidak apatis terhadap fakta yang ada. Dalam artian mahasiswa seyogyanya berguna bagi umat dan kehidupan ini sebagai agent of control and agent of change.

BACA JUGA :   BKKBN Gandeng Legislator DPR-RI Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Keerom

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co