Makam ‘Wutu Ahu’ Ditanami Singkong

( foto – Makam ‘Wutu Ahu’ )

KONAWE – KALOSARA NEWS.COM : Salah satu Makam Mokole, Raja Konawe, Raja Wutu Ahu, yang terletak di Desa Lerehoma, Kecamatan Anggaberi dirusak, selain dirusak, makam tersebut juga digunakan oleh warga setempat untuk menanami singkong.

Pengrusakan Cagar Budaya yang ditetapkan tahun 2006 oleh Balai Besar Cagar Budaya Makassar ini diketahui oleh Komunitas Adat Wonua Ndiniso Parauna, Selasa (9/5), sekitar dua pekan setelah pengrusakan. Rusaknya cagar budaya ini diketahui akibat pembukaan lahan untuk pengembangan tanaman Ubi Gajah di Desa Lerehoma.

Makam Raja Wutu Ahu ini diketahui ikut digusur pada saat pembersihan lahan, tidak diketahui asal-usulnya, namun diduga aktivitas itu diperintahkan langsung Kepala Desa (Kades) Lerehoma,JS Hingga kini para pengiat budaya terus menelusuri pengrusakan cakar budaya ini.

( Kondisi Makan)

Ketua Komunitas Adat Wonua Ndiniso Parauna, Abdul Sahir mengatakan, pengrusakan makam raja yang dijuluki Pakandeate oleh Balai Besar Cagar Budaya Makassar ini sangat disayangkan pihaknya, apalagi mengingat cagar budaya ini harusnya dilestarikan, sebab situs budaya ini nyaris dilupakan banyak orang. Mirisnya lagi, pengrusakan makam salah satu Raja Konawe dianggap sepele.

BACA JUGA :   Kunjungi Muna, Mentan RI Bagikan Alat Pertanian dan Bibit Jagung

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co