Mantan Bupati Konut, Jadi Tersangka

Mantan bupati Konawe Utara AS menjadi tersangka korupsi pekerjaan pembangunan kantor bupati tahap III tahun anggaran 2010 dan 2011.

KENDARI – kalosaranews.com,  – Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra) masih memberlakukan status cegah bepergian ke luar negeri terhadap mantan Bupati Konawe Utara AS (61) tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra Joko Soesilo di Kendari, Rabu, mengatakan status cekal sejak Februari 2016 tidak dicabut karena dikhawatirkan

tersangka bepergian ke luar negeri tanpa sepengetahuan penyidik yang dapat berakibat mempersulit penyidikan.

“Penyidik mengharuskan tersangka wajib lapor dua kali seminggu untuk memastikan yang bersangkutan tidak berada dalam wilayah hukum

Kejaksaan Sultra,” kata Kajati Sultra. Dilansir antarasultra.com

Hukum acara mengatur dilakukan penahanan atau tidak terhadap tersangka korupsi dengan menjunjung tinggi alasan subyektif dan obyektif.

“Tindakan hukum menahan tersangka atau tidak sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik. Kooperatif menjalani proses hukum menjadi

alasan untuk tidak melakukan penahanan,” katanya.

BACA JUGA :   Bupati Konsel Resmikan Gedung Serba Guna dan SKB Kecamatan Tinanggea

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co