Vaksin Ditolak, Masyarakat Hilang Kepercayaan ?

Oleh : Fadhillah Humairah ( Aktivis Remaja Baubau )


 

Di tengah permasalahan pandemi yang belum berujung kini muncul permasalahan  baru mengenai vaksin Covid 19. Vaksin yang awalnya baik baik saja berubah menjadi sesuatu yang ditakuti setelah banyak kabar mengerikan tentang vaksin yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat, sehingga banyak dari masyarakat yang enggan untuk diberi vaksin.

 

Menanggapi hal ini Bupati Konawe Selatan (Konsel), Surunuddin Dangga menyeru agar masyarakat tidak mudah percaya pada kabar kabar hoax. Jika tidak dikenakan batas usia ia tidak keberatan jika harus disuntik terlebih dahulu. Karena tujuan pemerintah untuk kebaikan dan tidak mungkin bagi pemerintah mendistribusikan vaksin jika tidak aman. Bupati Konsel tersebut juga menambahkan bahwa nantinya yang akan menjadi prioritas penyuntikkan vaksin adalah Tenaga Kesehatan, Aparatur Sipil Negara, dan semisalnya. ( MediaKendari.com. Senin, 11/1/2021 ).

 

Hilangnya Rasa Percaya

 

Beredarnya informasi mengerikan terhadap vaksin melalui sosmed maupun secara langsung  membuat masyarakat merasa resah dan takut. Sebagaimana berita mengenai bocah SD yang meninggal usai divaksin di sekolah membuat masyarakat semakin menolak keberadaan vaksin. Meskipun berita tersebut tidak benar, dan tidak ada sangkut pautnya dengan pandemi saati ini ( Merdeka.com, 8/1/2021 ). Tetapi berhasil membuat citra yang buruk dan sensitif  bagi “Vaksin” di tengah masyarakat. Banyaknya kabar vaksin ini menunjukan bahwa adanya ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah.

BACA JUGA :   Terbukti Merugikan Rakyat, DPRD Sultra Tolak UU Omnibuslaw?

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co