Menggembleng Karakter Milenial Lewat ‘GenRe’, Solusikah?

Sartinah
Sartinah

Oleh : Sartinah (Relawan Media)


 

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir memberi perhatian besar terhadap kalangan milenial. Menurutnya, kaum milenial sebagai generasi pelanjut harus dipersiapkan. Tidak hanya sebatas dibekali pengetahuan, tetapi harus digembleng pula mental dan karakternya. Salah satu caranya yakni melalui Generasi Berencana (GenRe), dengan harapan mereka bisa menyusun rencana masa depannya.

 

Melalui GenRe, menurut Zulkarnain para remaja akan diarahkan menjadi remaja tangguh dan mampu berkontribusi dalam pembangunan. Dengan dibekali cara-cara  menyusun masa depannya melalui pendidikan, karir, pekerjaan, dan pernikahan. Hal ini bertujuan agar mereka terhindar dari pernikahan dini, seks pranikah, serta narkotika, psikotropika dan zat-zat adiktif (NAPZA). (Kendari Pos, 14/11/2020)

 

Upaya pemerintah membina dan menyelamatkan generasi milenial atau generasi Y melalui Genre patut diapresiasi. Sebagaimana diketahui, problem remaja dari tahun ke tahun semakin memprihatinkan, tak terkecuali di Kota Kendari. Mulai dari maraknya narkoba, seks bebas, aborsi, hingga HIV/AIDS.

 

Hal ini berdasarkan fakta bahwa dari 43.453 jumlah remaja di kota kendari, 357 di antaranya (0,82 persen) melakukan pernikahan dini akibat seks bebas. Pengguna narkoba pun tak kalah memprihatinkan, yakni sebanyak 44 pecandu. Dari jumlah itu 41 di antaranya (93 persen) berasal dari kaum remaja. Sementara untuk penderita HIV/AIDS sebanyak 67 orang dan 18 di antaranya (27 persen) adalah usia remaja dengan kisaran antara 14 sampai 24 tahun. (Kendari Pos, 14/11/2020)

BACA JUGA :   Penambangan Ilegal di Busel Kian Marak, Siapa Bertanggung Jawab?

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co