Menggilir Gadis Dibawa Umur, Tiga Pemuda Asal Pondidaha Terancam 20 Tahun Penjara

KABUPATEN KONAWE – SULAWESI TENGGARA

KALOSARA NEWS, – Tiga orang pemuda, Ard (18), Mgg (22), Mrf (22) menjadi terlapor di Mapolsek Pondidaha Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Ketiganya di laporkan atas dugaan pencabulan anak dibawa umur secara bergiliran dengan No.Pol : LP/19/K/VIII/2018/Polsek Pondidaha,7 Agustus 2018.

Kata Kasat Reskrim Polres Konawe, Iptu Rahmad ZamZam melalui Kanit PPA Polres Konawe, Bripka Nursuhada diruang kerjanya, Sabtu (25/08/2018) menuturkan. Terbongkarnya aksi bejad ketiga pelaku ini berawal orang tua Mawar yang tidak terima perbuatan itu melaporkan ketiga tersangka di Mapolsek Pondidaha.

 

“Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan pasal 81 ayat 1 ,2 dan 3 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara, ketiganya menjadi tahanan Polres Konawe,” ungkapnya belum lama ini.

 

Bripka Nursuhada menguraikan, Pada hari Minggu,(5/08/2018 ) lalu, sekitar 19.30 Wita.  Saat itu korban Melati 14 (Nama Samaran) dijemput Agus (Teman Melati) untuk pergi ke acara Molulo (Tarian Suku Tolaki).

Setelah, satu jam ditempat acara Molulo, Agus dan korban bertemu dengan Rian. Kemudian Melati bersama Agus dan Rian pergi kerumah Rian di salah satu desa transmigrasi di Kecamatan Pondidaha.

Ketgam : Pelaku saat di gladang diruangan PPA Polres Konawe /foto : Januddin Kalosara News

Dalam perjalanan, sekitar 30 menit Rian (Saksi) dan Melati (Korban) bertemu dengan Ard (Tersangka pertama), lalu Ard juga ikut ke desa tujuan. Setelah pukul 24.00 Wita Agus (Saksi) pamit pulang sedangkan Mgg (Inisial) dan Mrf (Inisial) baru saja tiba di rumah Rian.

Melati  (Korban) memilih tinggal bersama Ard dan dua temannya yang baru datang yakni, Mgg dan Mrf. Tidak lama duduk di rumah Rian.

Ard, Mgg dan Mrf mengajak Melati untuk mencari makan. Lalu Ard membonceng Melati, saat tiba di warung makan yang terletak di Kecamatan Pondidaha, warung makan tersebut telah tertutup. Ketiganya mengajak lagi Melati  untuk mencari makan di Kecamatan Wawotobi. Setelah, tiba di Kecamatan Wawotobi tak satupun warung makan yang terbuka.

Karena warung makan disepanjang jalan Wawotobi tidak ada yang terbuka, ketiga tersangka kembali mengajak Melati ke Kecamatan Unaaha dengan alasan yang sama mencari makan, dalam perjalanan mencari rumah makan di Unaaha. Mgg membelokan motornya di hotel Karisma yang terletak di Kulurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe diikuti Ard yang sementara membonceng  Melati.

Setelah tibah didepan hotel Karisma, Mgg langsung menyewa kamar hotel. Usai membuka kamar, tersangka Mgg menarik tangan Melati ke kamar, lalu Ard dan Mrf juga ikut dalam kamar hotel itu. Setelah ketiganya menghajar Melati secara bergantian, mereka lalu mengantar pulang kerumahnya.

Reporter : Januddin