Menjadikan GenRe,  Generasi Dambaan Kota Kendari

Ummu Zhafran
Ummu Zhafran

Oleh: Ummu Zhafran (Pegiat Literasi)


Walikota Kendari beberapa waktu lalu mengukuhkan lahirnya program GenRe yang menyasar kaum milenial kota Kendari.     Generasi Berencana (GenRe) digagas  untuk membentuk remaja berkarakter yang tangguh menyongsong masa depan dan berkontribusi dalam pembangunan.  Sehingga di masa mendatang mereka bisa menghindarkan diri dari seks pra- nikah, penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif. (kendaripos, 14/11/2020)

Di tengah buramnya potret kehidupan remaja masa kini hadirnya GenRe layak mendapat apresiasi.  Kendari dengan   jumlah penduduk  mayoritas muslim, namun siapa menduga marak kemaksiatan tak luput menimpa kalangan remaja.

Seperti yang diberitakan laman lenterasultra,  terungkap dari 43.453 jumlah remaja Kendari, 357 di antaranya terpaksa melakukan pernikahan di usia dini.  Belum lagi data penyalahgunaan narkoba per Oktober 2020, dari 44 orang pecandu,  93 persennya   remaja. Paling mengenaskan  lagi, jumlah penderita HIV/AIDS per Oktober 2020 juga tak sedikit yang usia belia. Data menunjukkan dari 67 kasus, 27 persennya remaja rentang usia 14 hingga 24 tahun. (14/11/2020)

Tentu guna menekan bahkan  sampai menghilangkan kasus-kasus tersebut mutlak dibutuhkan upaya yang lebih giat.  GenRe bisa jadi salah satunya.  Tetapi benarkah GenRe solusi yang tepat?  Selama tak dirunut dari akar masalahnya, patut khalayak meragukan hal tersebut.   Sangat disayangkan bila  apa yang dicanangkan   hanya menggantang asap alias sia-sia.

BACA JUGA :   Polemik Pertarungan Dua Negara Adidaya, AS dan China

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co