Momen Hari Guru, KSK Minta Para Guru jangan Terprovokasi Kerusuhan di Kendari


KONAWE – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa menghadiri pembukaan pekan olahraga seni (Porseni) peringatan Hari Guru ke-76 dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dalam kesempatan itu ia meminta agar para guru jangan terprovokasi kericuhan di Kota Kendari beberapa hari ini.

Acara dibuka dengan parade ribuan guru yang diiringi marching band. Para guru itu datang dari berbagai penjuru kecamatan se-Kabupaten Konawe.

Selain dihadiri bupati, seremoni rangkaian HUT PGRI tersebut juga dihadiri Sekda Konawe, Ferdinand Sapan, Rektor Unilaki, Prof. Dr. Hj. Rostin, Ketua PGRI Sultra Dr. H. Abdul Halim Momo dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Konawe.

Saat memberikan sambutannya, KSK mengungkapkan bahwa para guru saat ini harus berpikir bagaimana visi Konawe tetap berkelanjutan. Berpikir agar Konawe tetap jadi pilar utama berdirinya Sultra.

Bupati dua periode ini juga berpesan, agar guru dan masyarakat umum tidak gampang terprovokasi dengan keadaan saat ini. Semuanya harus berpikir jernih. Kebersamaan jangan tercederai hanya karena ulah beberapa oknum.

“Sampaikan pesan ini sampai ke pelosok Konawe,” jelas KSK. di Lapangan Konggoasa, Kecamatan Amonggedo, Sabtu 18 Desember 2021.

Mantan Ketua DPRD Konawe itu pun mengimbau agar senantiasa menjaga silaturahmi. Menurutnya, silaturahmi adalah kekayaan yang dimiliki bersama.

“Kedepannya ini juga kita harus berpikir bagaimana guru bisa lebih cerdas. Bisa menguasai teknologi informasi. Dan saya yakin guru-guru di Konawe bisa,” timpalnya

KSK bercerita, beberapa waktu lalu dirinya menghadiri wisuda Universitas Terbuka di Kendari. Ia kagum, wisudawan(i) terbaik pertama, kedua dan ketiga ternyata berasal dari Konawe.

“Itu adalah barometer kita bahwa orang-orang Konawe itu cerdas-cerdas. SDM (sumber daya manusianya, red) bisa diandalkan,” pungkasnya.

BACA JUGA :   Meriahkan KPU RUN, KPUD Konsel Optimis Capai 77,5 Persen Partisipasi Pemilih

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, Suryadi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pembukaan Porseni antar guru se-Kabupaten Konawe. Saat ini kata dia, sudah ada lomba bola mini dan bola gotong yang sementara berjalan.

Selain itu, ada juga lomba video inovasi pembelajaran, lomba cerdas cermat dan sekolah sehat. Lomba diikuti semua sektor pendidikan, SD dan SMP, serta madrasah sederajat.

“Gol kita adalah mencetak siswa dan guru yang unggul dalam rangka mewujudkan Konawe cerdas dalam bingkai Konawe gemilang,” tandasnya.

Usai parade guru, acara dilanjutkan dengan bagi-bagi hadiah. Sejumlah hadiah, mulai dari kulkas, mesin cuci, kompor hingga kipas angin disediakan panitia. Para guru pun tampak sangat terhibur saat kupon-kupon undian berhadiah dibacakan.(Red/12)