Pemda Konawe Kucurkan Bantuan PAUD Dana Pengembangan Non Fisik 228 Sekolah

Avatar
Ketgam : Kepala Pendidikan Anak Usia Dini-NI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe, Suryadi,S.Pd,.M.Pd (Tenga) Foto : Randa Kalosara News
Ketgam : Kepala Pendidikan Anak Usia Dini-NI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe, Suryadi,S.Pd,.M.Pd (Tenga) Foto : Randa Kalosara News

KABUPATEN KONAWE-SULAWESI TENGGARA

KALOSARA NEWS : Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun.

Melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe memberikan bantuan  terhadap 228 sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Kabupaten Konawe.

Anggara tersebut di peruntuhkan untuk pembelian alat pembelajaran, alat peraga, permainan anak serta perawatan sarana prasarana.

Kepala Pendidikan Anak Usia Dini-NI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, Suryadi menjelaskan, program itu disebut Bantuan Operasional Sekolah (BOS) PAUD. Nilainya berdasarkan jumlah siswa, program tersebut akan berjalan selama satu tahun anggaran.

 

Ketgam : Kepala Pendidikan Anak Usia Dini-NI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe, Suryadi,S.Pd,.M.Pd (Tenga) Foto : Randa Kalosara News
Ketgam : Kepala Pendidikan Anak Usia Dini-NI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe, Suryadi,S.Pd,.M.Pd (Tenga) Foto : Randa Kalosara News

 

“ BOS PAUD itu akan berlangsung selama setahun, per siswa mendapat Rp600 selama satu tahun “ ungkap Suryadi saat di konfirmasi di ruangan kerjanya Senin, (30/10/2017)

Kata Suryadi, bantuan tersebut tidak diserahkan langsung kepada siswa, melainkan sekolah yang kelola, “ Tetapi dana tersebut tidak diserahkan kepada siswa . Diperuntukkan khusus kepada sekolah untuk keperluan pengembangan proses belajar mengajar. “ jelasnya

Terkait dengan pengaturannya, Suryadi menjelaskan, sedangkan peruntukkannya telah diatur sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan(Permendikbud) Nomor 4 Tahun 2017 tentang petunjuk tekhnis (Juknis)pembelanjaan.

“kalau juknisnya, anggaran itu dapat digunakan untuk belanja media pembelajaran, alat peraga, permainan anak, perawatan sarana prasarana. Tetapi bukan untuk pembangunan infrastruktur, ” jelasnya.

Suryadi berharap, adanya kucuran anggran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 ini pendidikan di Kabupaten Konawe dapat bersaing dengan sekolah sekolah yang lain.

“ Kepala sekolah dalam menggunakan anggaran pendidikan ini untuk betul-betul digunakan, sekolah PAUD yang ada bisa bersaing dengan sekolah lain. “ tutup (ADV)

Reporter : Randa

Editor : Redaksi