, , , , , , , , ,

Pemda Konsel dan Pemprov Sultra Bahas Evaluasi Ranperda Perubahan RPJMD 2016-2021

Ketgam : rapat Pemda Konsel dan Pemprov Sultra Bahas Evaluasi Ranperda Perubahan RPJMD 2016-2021
Ketgam : rapat Pemda Konsel dan Pemprov Sultra Bahas Evaluasi Ranperda Perubahan RPJMD 2016-2021


KALOSARA NEWS : Berdasarkan amanat Peraturan Daerah No 6 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Tahun 2016 – 2021.

RPJMD Konsel di tetapkan setiap 5 Tahun sekali dan dilaksanakan secara bertahap, serta dapat dilalukan perubahan sesuai perkembangan sikon, kemampuan pendanaan dan dinamika perkembangan pembangunan.

Atas dasar itu serta bahan penyusunan revisi dokumen RPJMD, Pemerintah Daerah (Pemda) Konsel menggelar rapat evaluasi perubahan RPJMD bersama Tim Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) di Ruang Rapat Kantor Bappeda Sultra – Kendari.

Rapat evaluasi ini dipimpin Wakil Bupati Konsel Dr. Arsalim Arifin di dampingi Plt. Kepala Bappeda Prov Sultra J. Robert, dan Kepala Bappeda Konsel Marwiyah Tombili, yang di hadiri para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Konsel beserta jajaran Bappeda Prov Sultra. Senin (4/2/2019).

Wabup Konsel, Arsalim dalam kesempatan itu mengatakan rapat evaluasi di gelar karena adanya perubahan peraturan dan kebijakan pemerintah pusat, salah satunya yang di kenal istilah Sustainable Development Goals (SDGs)/ pembangunan berkelanjutan yang di tuangkan melalui PP No 59 Tahun 2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) secara nasional, tak terkecuali di daerah dan perubahan kebijakan nasional PP No 18 Tahun 2016 tentang perangkat daerah. Sehingga di perlukan adanya penyesuaian di dalam RPJMD Konsel.

Selain itu, kata Arsalim, rapat evaluasi ini juga untuk mensinergikan program kerja Pemprov dengan Pemda Konsel melalui dengar pendapat dan merangkum masukan yang ada. Yang mana RPJMD merupakan penjabaran dari Visi, Misi dan program Kepala Daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan dan keuangan daerah, serta program OPD dan lintas OPD yang di sertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka 5 Tahun yang disusun dan berpedoman pada  RPJMN, RPJPD dan RTRW yang di landasi dengan kajian lingkungan hidup strategis.

BACA JUGA :   Astra Konsel Buka Posko Pengalangan Dana Bagi Bencana Banjir di SulSelBar

Mantan Kepala Bappeda Konsel ini juga menjelaskan, bahwa secara umum RPJMD Konsel memuat 3 asfek utama, yakni fokus pada peningkatan kesejahteraan dan pemerataan ekonomi, pelayanan umum serta asfek daya saing daerah. “Yang ketiga hal tersebut di harapkan dapat memberikan daya ungkit besar dalam peningkatan kesejahteraan rakyat, dengan melakukan 4 (empat) proses pendekatan, diantaranya, pendekatan secara teknokratis, partisipatif, top down dan bottom up serta pendekatan politik,” tutur Arsalim.

“Tentunya, untuk menyempurnakan dan untuk mensikronkan program kerja Pemprov dan Pemda, yang nantinya akan kita tuangkan dalam Ranperda dokumen perubahan RPJMD, kami siap mendengar dan mengakomodir sekaligus mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas saran, masukan dan kritik dari seluruh peserta rapat, demi RPJMD Konsel yang lebih baik,” tandas Arsalim.

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Sultra, Robert menjelaskan rapat evaluasi RPJMD ini terkait dengan kebijakan jangka menengah sesuai visi misi Bupati – Wabup periode 2016 -2021, yang dalam perjalanannya kurang maksimal dalam capaian kinerja sehingga di lakukan perubahan. Olehnya itu, untuk mengoptimalisasi kinerja perangkat daerah sesuai sasaran yang di tuju, kami ikut memberikan masukan sejalan dengan program Pemprov saat ini, agar lebih terarah serta menghasilkan sinergitas yang positif.

“Yang tentunya memiliki nilai strategis sesuai regulasi penyajian materi yang akan kami sempurnakan, serta sesuai data secara linear yang menggambarkan indikator arah kinerja kedepan sehingga peningkatan indikator kinerja bisa lebih realistis, yang berdampak lebih tersusunnya program yang akan di kerjakan sehingga sasaran pembangunan yang dituju dan dirumuskan dalam RPJMD bisa terselesaikan,” ungkapnya

Dan setelah di tetapkan Tahun ini, akan menjadi rujukan perubahan APBD Tahun 2019 dan rujukan penyusunan kebijakan pembangunan di tahun 2020 terkait arah kebijakan dan pelayanan masyarakat, yang hasil evaluasi ini juga akan di rumuskan dalam bentuk keputusan dan di tandatangani Gubernur, dan diserahkan ke Bupati yang selanjutnya akan di tindaklanjuti dalam rancangan akhir dokumen RPJMD yang telah di sepakati bersama demi terwujudnya masyarakat sejahtera yang lebih cepat dan tepat sasaran.

BACA JUGA :   Bupati, Kapolres dan Kejari Kolut Ikut Menyaksikan Penayangan Film G 30 S PKI

Senada dengan Wabup dan Kepala Bappeda Sultra, menurut Kepala Bappeda Konsel, Marwiyah, mengatakan bahwa pertemuan ini sangat berdampak besar bagi Pemda Konsel, karena akan menjadi payung kebijakan Pemda dalam membangun daerah sesuai visi misi Bupati – Wabup yang mana telah di tuangkan dalam RPJMD 2016-2021.

” Yang mana dalam perjalanan kepemimpinan Bupati mengalami perubahan karena kebijakan di berbagai sektor, terutama perubahan kebijakan nasional tentang perangkat daerah sesuai PP NO 18 Tahun 2018 dan penyesuaian nonmeklatur perangkat daerah yang ditindak lanjuti dengan di terbitkannya Perda tentang susunan OPD baru. Dimana, menjadi komponen besar dalam perubahan RPJMD yang kita bahas saat ini,” terang Marwiyah.

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co