Ragam  

Pemprov Sultra Dorong UMKM untuk Manfaatkan Digitalisasi

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti seminar dan bazar daring secara virtual, di Aula Merah Putih Rujab Gubernur Sultra, Kamis (03/09/2020).
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti seminar dan bazar daring secara virtual, di Aula Merah Putih Rujab Gubernur Sultra, Kamis (03/09/2020).

Reporter : Hendra, Editor : Rj, Publizher : Iksan


KALOSARA NEWS : Sebagai organisasi nirlaba yang menghimpun pecinta, peminat seni untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan serta usaha, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengikuti seminar dan bazar daring secara virtual, di Aula Merah Putih Rujab Gubernur Sultra, Kamis (03/09/2020).

Ketua Umum Dekranasda Sultra Agista Ariany Ali Mazi menghadiri langsung acara tersebut. Beberapa Kepala OPD juga hadir yakni Kepala Dinas Pariwita Sultra, La Ode Saifuddin, Kepala Dinas Kominfo Sultra, M. Ridwan Badallah, Kepala Dinas perindag Sultra dan sejumlah pengurus Dekranas Sultra. Bazar daring secara virtual ini mengangkat tema UMKM Kreatif Menghadapi Peluang di Era Adaptasi Kebiasaan Baru serta Sosialiasi Penggunaan Masker.

Ketua Umum Dekranasda Sultra Agista Ariany Ali Mazi mengatakan, ini merupakan rapat kerja sama Dekranasda dengan Kementerian Kominfo, serta beberapa organisasi wanita juga dari fashion disainer, tentang produk-produk yang akan dipromosikan di tengah pandemi ini. Jadi banyak program-program Dekranasda dan Kementerian yang masuk ke dalam struktrur organisasi Dekranas pusat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, selalu mendorong agar UMKM dapat menciptakan peluang. Misalnya memanfaatkan teknologi.

“Jadi selama masa pandemi UMKM bisa memajukan bangsa, jangan mati, sehingga UKM kita bisa lebih produktif di tengah pandemi. Salah satunya dengan memanfaatkan digitalisasi sebagai solusi agar proses bisnis UMKM bisa tetap berjalan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perindag Sultra Sitti Saleha mengatakan, salah satu dukungan pemerintah selama pandemi ini untuk membantu para UMKM, memberikan pelatihan maupun memberikan bantuan stimulus.

“Pemerintah provinsi mempunyai komitmen untuk memberikan ruang, peluang dan bantuan kepada UMK dan IKM kita. Terbukti beberapa waktu lalu kita sudah melakukan refocusing anggaran, juga melaksanakan pelatihan dan memberikan bantuan stimulus, agar dapat terus bertahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, peluang UMKM di masa ini sangat baik jika memanfaatkan digitalisasi. Sebab, dengan memanfaatkan teknologi, pelaku UMKM dapat produktif tanpa harus keluar rumah.

“Jadi, yang kita laksanakan saat ini adalah mengikuti webinar bagaimana bisa meningkatkan produktifitas melalui daring (online),” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sultra M.Ridwan Badallah mengatakan, sesuai dengan arahan, Kominfo Sultra akan mendukung agar para UMKM dapat terus produktif di tengah pandemi ini.
Salah satu bentuk dukungan untuk membantu para UMKM, diakhir tahun ini Kominfo akan melakukan koordinasi dan sosialiasi untuk mengetahui aplikasi yang dibutuhkan.

“Langkah awal kita menyosialisasikan kepada UMKM, seperti apa aplikasi yang dibutuhkan. Kemudian informasi kami akan desain sesuai kebutuhan dan kemudahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, aplikasi UMKM, gubernur akan melakukan peluncuran (launching) aplikasi. Jadi dengan satu aplikasi bisa digunakan untuk UMKM, karena di dalamnya banyak pilihan, misalkan kuliner.

“Insya Allah tahun depan gubernur akan launching satu aplikasi untuk semua. Tidak perlu terlalu banyak, misalnya di Kendari Jual beli, kita akan satukan link. Jadi dengan satu aplikasi dapat memudahkan, ketika orang mau belanja hanya membuka aplikasi itu untuk memilih apa yang diinginkan,” tandasnya.


 

error: Hak Cipta dalam Undang-undang