Peredaran Narkotika Dari Lapas di Kendari Belum Terbendung

Oleh: Hamsia (Komunitas Peduli Umat)


 

Peredaran narkoba di Indonesia kian meluas. Tak hanya di kota-kota, bahkan sampai ke pelosok-pelosok kampung. Korbannya pun tak hanya orang dewasa, bahkan sampai anak-anak ingusan. Satu bandar dibekuk, muncul bandar lain. Begitu seterusnya.

 

Kondisi ini terasa menyesakkan, sebab pemerintah telah memiliki Badan Narkotika Nasional (BNN) dan di daerah ada BNNP. Anehnya, bukannya narkoba berkurang, malah semakin bertambah.

 

Seperti baru-baru ini yang terjadi didalam sebuah Lapas, peredaran narkoba pun terjadi. Dilansir dari detiknwes, Jajaran Satres Narkoba Polres kendari menangkap seorang narapidana inisial NH (30) yang mengatur peredaran narkoba dari dalam Lapas. Keterlibatan NH terungkap setelah polisi menangkap seorang pengedar narkoba inisial RS (35).

 

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, kami berhasil melakukan penagkapan terhadap RS pada hari Sabtu tanggal 13 Februari 2021 sekitar pukul 19.20 WITa disalah satu hotel di Jalan R. Soeprapto Kel. Tobuuha Kec. Puuwatu Kota Kendari,” jelasnya.

 

Dari tangan tersangka RS, polisi menemukan 33 saset sabu siap edar dengan berat 53,65 gram. Barang bukti sabu tersebut disembunyikan RS di dalam dompet dan sebuah kardus kecil.

 

“Setelah dilakukan interogasi, ia mengakui 33 paket sabu yang ditemukan tersebut diperoleh dari HN, seorang narapidana yang sementara ditahan di Lapas Kelas II A Kendari, sehingga saat itu petugas langsung menuju ke Lapas Kelas II A kendari dan berkoordinasi dengan petugas Lapas,” tuturnya detiknwes, Kamis 18 Februari 2021.

 

BACA JUGA :   Liberalisasi Life Style Menghantui Generasi, Islam Solusi pasti

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co