Ragam  

Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, Penyumbang Ekonomi Terbesar di Koltim

KABUPATEN KOLAKA TIMUR-SULAWESI TENGGARA

KALOSARA NEWS : Bupati Koltim Tony Herbiansyah menyebutkan sektor pertanian, perkebunan dan peternakan mengalami pertumbuhan ekonomi yang tinggi  untuk tahun 2016 hingga 2017. Hal itu ia sampaikan pada acara launching buku satu tahun kinerja pemerintahan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Acara yang dihadiri oleh mayoritas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) itu berlangusung di aula Rumah Jabatan (Rujab) bupati Koltim pada Minggu, (31/12/2017).

Menurut bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah, buku launching atau buku kerja ini seharus dipaparkan kepada masyarakat. Hal  itu merupakan salah satu pertanggungjawaban moril kita kepada masyarakat setelah mereka menunjuk kami sebagai bupati dan wakil bupati.

“Ini bukan saja kinerja bupati dan wakil bupati, tetapi kinerja kita semua,nanti kita akan paparkan kepada para stokholder dan tokoh masyarakat,untuk sementara di lingkup SKPD dulu,” kata  Tony dalam sambutannya pada acara Launching buku itu.

Kata Tony, jadi kinerja ini untuk melihat apakah visi misi bupati berjalan baik atau tidak. Karena semua dinilai berbagai macam indicator,  termasuk indikator pertumbuhan ekonomi,struktur ekonomi, indeks pembangunan manusia serta jumlah penduduk miskin.

 

Ketgam : Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansyah/Foto : Irwandar Kalosara News

Sebelum ia akhiri, Tony menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Koltim sebesar 6,19 %, artinya program-program tahun 2016-2017 itu sudah tepat sasaran.  Karena di buktikan dengan pertumbuhan ekonomi.

“Paling banyak menyumbangkan pertumbuhan ekonomi di Koltim adalah sektor pertanian, perkebunan dan peternakan yaitu 44,59% artinya pendapatan masyarakat merata.  Karena rakyat  tidak ada yang jadi buru tani, apalagi sarana dan prasarana pertanian cukup besar di Koltim yang mencapai 600 lebih alat-alat pertanian “ tutup Ketua DPW Nasdem Sultra itu.

Reporter : Irwandar

Editor : Redaksi          

error: Hak Cipta dalam Undang-undang