PGRI Konawe, Sayangkan Komplik Guru Dan KS SMA 2 Wawotobi

KONAWEKalosaraNews.com – Pengurus organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ) Kabupaten Konawe, menyangkan Kisru yang berlangsung di Sekolah Menenga Atas ( SMA ) Negeri 2 Wawotobi, komplik kepala Sekolah (Kepsek) dan beberapa guru mengakibatkan proses belajar siswa terhenti.

mengetahui hal itu, Ketua PGRI konawe Suriadi bersama pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) konawe mengunjungi sekolah yang dimaksud.

Ketua PGRI yang ditemui di kantor Dinas Pe

Suriadi. S.Pd. M.Pd Ketua PGRI Kab.Konawe

ndidikan Konawe, Suriadi menuturkan, hasil kunjungan kami memang ada sumbatan- sumbatan komunikasi manajemn kepala sekolah dengan guru, tetapi hal itu tidak terlalu urjen.

 

” yang disayangkan disini, karena komplik itu berhujung ke siswa, kenapa saya katakan demikian, karena siswa sudah berani menginterpensi kinerja kepala sekolah, secara lancang mereka ( Siswa_Red ) katakan bahwa kepala sekolah salah, ini dibuktikan beberapa informasi dari siswa tetang hal-hal yang terjadi di sekolah.” tutur Suriadi Selasa (10/18/2016).

Dia menduga keterlibat siswa dalam komplik tersebut disinyalir di gerakkan oleh oknum guru di sekolah itu, selain itu Ia juga menyangkan, proses belajar mengajar yang terhenti akibat komplik internal sekolah.

” bagaimana pun besaran konplik guru dengan kepala sekolah, tapi proses PBM itu tetap harus dijaga, karena kehadiran siswa disekolah hanya untuk belajar . ” ungkapnya, seraya berharap, agar kekisruhan di sekolah itu cepat usai, agar proses belajar siswa tetap berlangsung.

Kata Suriadi, dirinya telah menyampaikan kekisruhan ini kepada kepala dinas. ” setelah pulang dari sekolah, saya langsung menyampaikan hal ini kepada Kadis, alhamdulilah beliau respon baik “. tutupnya lelaki paru baya itu.

Reporter : Muh.Randa
Edit : Redaksi

error: Hak Cipta dalam Undang-undang