Polemik Penistaan Agama Islam

 

Oleh : Rima Septiani

(Mahasiswi UHO)

OPINI : Baru-baru ini umat Islam kembali dihebohkan dengan beberapa kasus berbau penistaan agama. Fenomena pembakaran  bendera tauhid yang dilakukan oknum banser menuai banyak kritik. Bendera tauhid yang bertuliskan Laailaaha illallah Muhammadurrasulullah dibakar pada  peringatan hari Santri  Nasional di Garut, Jawa Barat (21/10).

Berapa hari lalu, juga beredar video penistaan agama oleh dua orang komika, Tretan Muslim dan Coki Pardede yang mengunggah video  memasak daging babi campur kurma sambil menertawai istilah-istilah Islam dalam video lainnya.

Kasus ini dituding menistakan agama karena beberapa konten yang dibuat di channel YouTube Tretan. Bahkan video klarifikasinya pun masih diisi dengan candaan tak bermutu yang semakin menyakitkan hati umat Islam (detikhot, 20/10/2018).

 

Agama, Bahan Perolok-olokan

Maraknya kasus penistaan agama akhir-akhir ini,  pertanda bahwa pemerintah tak mampu menyelesaikan dengan tuntas fenomena tersebut. Yang paling membingungkan, perbuatan Banser membakar kalimat tauhid tidak ditangani secara solutif. Mungkinkah kubu ini peliharaan rezim yang berniat memecah  belah umat Islam dan menghancurkan Islam dari dalam?

BACA JUGA :   Waspada, Ada Pemalak di Kecamatan Morosi

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co