Polisi Belum Identifikasi Penyebab Kematian Mayat Di Anggaberi

(Foto – Mayat tanpa busana yang ditemukan oleh Hakim Warga Kelurahan Wawonggole, Kecamatan Unaaha, pada Sabtu (19/05/2017) sekitar pukul 06 : 15 Wita

KONAWE – KALOSARA NEWS.COM :  Kapolres Konawe AKBP Jemi Junaidi menuturkan mayat tanpa identitas itu telah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kendari untuk melakukan Autopsi.

Kata Kapolres, Pihak kepolisian belum memastikan jika kematian korban tersebut meninggal akibat dibunuh, untuk sementara pihaknya ( Jemi-Red) masih menunggu hasil autopsi pihak rumah sakit untuk mengetahui penyebab kematian korban.” Kami perkirakan jasat korban sudah berada selama 6 sampai tuju hari.” Ujar AKBP Jemi Junaidi.

Ia menuturkan, kronologis kejadian ini berdasarkan keterangan saksi yakni Halim orang pertama yang menemukan mayat tanpa identitas ini,  pertama kali ditemukan menjelang magrib saat Halim akan menjaring ikan disaluran pembuangan areal persawahan.
Belum juga melakukan sesuatu Halim melihat sebuah bendah besar yang mencurigakan.

“Awalnya Halim ini, mengira batang pisang yang lagi terapung namun karena penasaran Halim pun mendekati untuk memastikannya.” kata Perwira Dua bunga ini.

Dilanjutkannya Jemi Junaidi, Halim yang merasa curiga dan penasaran akhirnya bergegas mendekati untuk memastikan. Usai melihat saksi kaget ternyata benda yang mengapung itu adalah jasad manusia.

“Setelah memastikan bahwa jazad yang terapung adalah jasad manusia. Saksi bergegas mencari bantuan warga untuk melaporkan ke pihak kepolisian” Tutup Kapolres Konawe Jemi Junaidi

( Foto – Kapolres Konawe AKBP Jemi Junaidi. SIK

untuk diketahui, Kondisi mayat saat ditemukan, dalam keadaan memakai celana pendek warna hitam dan baju kaos bergaris kuning. Sebagian wajah sudah tidak bisa dikenali lagi karena sudah membusuk, kedua paha korban juga sudah membusuk.

Penemuan mayat tanpa identitas oleh salah seorang warga di Kelurahan Wawonggole, Kecamatan Unaaha, pada Sabtu (19/05/2017) sekitar pukul 06 : 15 Wita.

Kondisi jasad ditemukan tidak jauh dari pemukiman warga dalam kondisi terapung dengan sangat memprihatinkan. Bagian wajah jasad serta kedua paha tersebut sudah tidak dikenali akibat dalam keadaan membusuk.

Reporter : Randa
Editor : Redaksi

error: Hak Cipta dalam Undang-undang