Ragam  

Polres Kendari Ringkus MRA Pengedar Sabu Lintas Provinsi

Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto (tengah)
Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto (tengah)

Reporter : Hendra | Editor : Rj | Publizher : Iksan


KALOSARA NEWS : Kepolisian Resort (Polres), Kendari. Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil meringkus tersangka berinisial MRA laki-laki (24) seorang wiraswasta pengedar sabu lintas provinsi di Kota Kendari. Senin, 06-07-2020.

Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto mengatakan, awalnya pada hari Minggu tanggal 28 Juli 2020 sekira jam 21.30 wita Tim Opsnal Sat ResNarkoba Polres Kendari melakukan giat lidik atas informasi dari masyarakat tentang adanya pengedar Narkoba di Kota Kendari yang sering melakukan transaksi narkotika jenis sabu.

Kata Didik , kemudian tim Opsnal Sat ResNarkoba Polres Kendari  melakukan observasi dan survailance, sehingga target diketahui bernama MRA merupakan seorang pengedar sabu jaringan lintas provinsi. Setelah dilakukan Penyelidikan dan Observasi diketahui target berada dirumahnya Lr. Pesantren Al-Qodria Jl. Ade Irma Nasution Kelurahan Watubangga Kecamatan Baruga Kota Kendari.

Selanjutnya Tim Opsnal Sat ResNarkoba Polres Kendari terus memantau pergerakan Target, dan dari hasil kegiatan Penyelidikan Tim berkesimpulan bahwa target diduga menguasai Shabu di dalam rumahnya, kemudian pada hari Sabtu tanggal 04 Juli 2020 sekitar pukul 20.00 wita Tim Opsnal Sat ResNarkoba Polres Kendari langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap target MRA di rumahnya di Lr. Pesantren Al-Qodria Jl. Ade Irma Nasution Kel. Watubangga Kec.  Baruga Kota Kendari dan menemukan barang bukti berupa 17 (tujuh belas) paket diduga Narkotika jenis Shabu dengan berat bruto + 622 gram dalam penguasaan tersangka MRA. Setelah itu target beserta barang bukti yang ditemukan dibawa ke kantor Polres Kendari guna proses selanjutnya.

Karena perbuatanya tersangka di kenai Pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat enam tahun penjara.


error: Hak Cipta dalam Undang-undang