Sandiwara Keadilan di Panggung Demokrasi

Mustika Lestari
Mustika Lestari

Oleh: Mustika Lestari (Pemerhati Sosial)


 

Realita, bahwa hukum dan keadilan di negeri ini adalah satu paket yang saling kontradiktif. Penegakan hukum dijalankan sebatas formalitas belaka tanpa mewujudkan keadilan. Akibatnya, eksekusi hukum menjadi alat penindas bagi rakyat, dan menjadi pelindung bagi elite yang berpunya. Arogansi kekuasaan dan hukum yang kehilangan moralitas pun menjadi gambaran yang tepat atas kondisi ini.

 

Dilansir dari politik.rmol.id  (12/12/2020), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap, aparat kepolisian dapat berlaku adil dan transparan dalam memproses hukum Imam Besar Front Pembela Islam (IB FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS). PKS berharap agar HRS tidak ditahan dalam rangka menjaga keseimbangan penegakan hukum. Hal ini disampaikan anggota Komisi II DPR RI fraksi PKS Nasir Djamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/12) lalu.

 

Nasir menilai, dengan datangnya Habib Rizieq ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan status tersangka kasus kerumunan di Jakarta dan Megamendung Bogor itu menunjukan bahwa Rizieq kooperatif. Politikus ini juga berharap agar proses hukum berjalan dengan adil dan transparan karena HRS pun mempunyai hak untuk diperlakukan setara di depan hukum.

“Dan tidak dikriminalisasikan,” tegasnya. “Karena itu, HRS juga punya kesempatan hukum untuk menganulir statusnya sebagai tersangka dengan melakukan pra peradilan. Itupun jika HRS menilai perlu dilakukan,” demikian Nasir Djamil.

 

Inkosistensi Hukum Ala Demokrasi

 

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan pihaknya sudah menangkap Habib Rizieq Shihab yang telah menjadi tersangka atas kasus pelanggaran protokol kesehatan. Ia menyatakan, surat penangkapan sudah diterima langsung oleh Rizieq Shihab saat menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Sabtu (12/12). “Sudah diberikan [surat penangkapan], resmi [ditangkap],” kata Yusri  kepada wartawan.

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co