,

Sesuatu Dibalik Kemegahan Jembatan Bahteramas Teluk Kendari

Dewi Tisnawati, S.Sos.I
Dewi Tisnawati, S.Sos.I

Oleh : Dewi Tisnawati, S.Sos.I (Pemerhati Sosial)


 

Kota Kendari berkembang dengan cara yang sangat khas. Ia tumbuh di bibir pantai dan melingkari teluk dari satu ujung sampai ke ujung yang lain. Kota Kendari ini mirip Kota Palu, Ambon, dan Jayapura Sampai batas tertentu.

 

Adapun yang membedakannya, Teluk Kendari relatif kecil, bentuknya mirip botol dengan mulut yang hanya selebar 200 m, lalu memanjang 7 km dengan lebar maksimum 3,5 km. Di depan mulut teluk itu ada Pulau Bungkutoko seluas 20 km persegi.

 

Ada yang paling ikonik adalah masjid Al Alam yang tumbuh dan bertumpu di atas struktur beton persis di atas permukaan air teluk. Warga menyebutnya masjid di atas air.

 

Ditambah lagi dengan lahirnya ikon baru, yakni Jembatan Teluk Kendari yang melintas di atas “leher botol” teluk. Jembatan ini menghubungkan kota tua di sebelah Utara teluk dengan daerah kota baru di sisi Utara yang tumbuh pesat.

 

Dirilis pada TEGAS.CO., KENDARI – Masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) patut berbangga setelah Presiden RI, Ir. Joko Widodo meresmikan Jembatan Bahteramas Teluk Kendari pada Kamis 22 Oktober 2020 lalu. Jembatan sepanjang 1,34 kilometer ini secara fisik menghubungkan sisi kawasan Pelabuhan Kota Lama dengan sisi Bungkutoko di Kecamatan Poasia Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

 

Anggaran pembangunan jembatan ini mencapai sebesar Rp 804 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) secara multi years. Jembatan Bahteramas Teluk Kendari akan terhubung dengan jalan lingkar luar (Outer Ring Road) Kota Kendari sepanjang 40 KM juga menghubungkan Kawasan Industri di Kabupaten Konawe.

 

BACA JUGA :   Meriahkan HUT Kolut Ke 14 Tahun, APDESI  Buka Turnamen Bulu Tangkis

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co