Tragedi Lion Air, Bertaruh Nyawa di Udara

Oleh : Risnawati

(Penulis Buku Jurus Jitu Marketing Dakwah)

 

OPINI : Di akhir bulan Oktober, negeri ini kembali disuguhi musibah, setelah gempa dan tsunami Palu, Donggala kini tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 untuk kesekian kalinya kecelakaan di udara terjadi lagi dan selalu memakan korban yang jumlahnya tidak sedikit.

Seperti dilansir dalam DetikNews, Jakarta – Serpihan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, telah ditemukan. Begini bentuknya. Bentuk serpihan pesawat itu direkam oleh petugas kapal tugboat di perairan Karawang. Dari permukaan laut, tampak bayangan pesawat. Video itu diunggah oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Twitter, Senin (29/10/2018).

Sebelumnya diberitakan, pesawat Lion Air JT 610 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB. Seharusnya, pesawat itu mendarat di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

“Kedalaman laut di situ 30-35 meter. Kita masih berusaha menyelam untuk menemukan pesawat itu,” kata Kepala Basarnas Marsdya Muhammad Syaugi di kantornya, Senin (29/10/2018).

 

Sikap Seorang Mukmin Menghadapi Musibah

Seorang Mukmin dengan ketakwaannya kepada Allâh SWT, memiliki kebahagiaan yang hakiki dalam hatinya, sehingga masalah apapun yang dihadapinya di dunia ini tidak akan membuatnya mengeluh atau stres, apalagi berputus asa.

BACA JUGA :   Hunian Covid-19 Meningkat, Tanda Berhasilnya Penanggulangan Pandemi?

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co