Undang-Undang Cipta Kerja, Kapitalisasi yang Semakin Nyata


Oleh : Andi Heni (Pemerhati Sosial)


Pemerintah dan DPR akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker) menjadi Undang-Undang (UU) dalam sidang Paripurna DPR RI, Senin (5/10/2020). Meskipun banyak gelombang kecaman dari berbagai elemen masyarakat, khususnya dari para buruh tetapi Undang-Undang ini tetap disahkan. Pengesahan RUU Ciptaker dilakukan setelah fraksi-fraksi memberikan pandangan, dari 9 fraksi yang ada, 2 fraksi yang menolak untuk disahkan yakni, fraksi demokrat dan fraksi PKS. Banyak pihak yang menyesalkan pengesahan UU OmnibusLaw Cipta Kerja ini, karena seharusnya pemerintah lebih memusatkan perhatian pada penuntasan masalah kesehatan akibat Covid-19 dan masalah-masalah turunannya. Seperti, gelombang PHK dan resesi ekonomi, tetapi malah mengesahkan RUU Cipta Kerja ini.

Sikap antusiasme justru terlihat dari para pengusaha (Kapitalis) dalam menyambut pengesahan UU Ciptaker karena ada banyak keuntungan yang akan diperoleh korporasi. Menurut sekertaris Kemenko Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengklaim, RUU yang sudah disahkan menjadi solusi fundamental yang menghambat transformasi ekonomi nasional seperti, obesitas Regulasi, rendahnya daya saing dan peningkatan angkatan kerja yang membutuhkan lapangan kerja baru. Dengan disahkannya RUU ini, UU OmnibusLaw Cipta Kerja akan meringkas 1.244 pasal dari 79 Undang-Undang untuk menarik investasi asing. Undang-Undang ini bertujuan untuk merampingkan Regulasi dari segi jumlah dan menyederhanakan peraturan agar lebih tepat sasaran dan menurut Juru Bicara Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Tina Talisa mengungkapkan sebanyak 143 perusahaan Multinasional berencana relokasi investasi ke Indonesia (Media Indonesia Com, 16/08/2020).

BACA JUGA :   Bencana Tak Sekedar Musibah, Tapi Muhasabah

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co