Upaya Pertahankan WTP Ketiga, Bupati Konsel Minta OPD Berperan Aktif

Ketgam: Bupati Konsel saat konprensi pers usai acara penyambutan tim BPK RI
Ketgam: Bupati Konsel saat konprensi pers usai acara penyambutan tim BPK RI
 KALOSARA NEWS :  Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) sementara ini telah melakukan pemeriksaan pendahuluan pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) tahun anggaran 2018.
Bupati Konsel,  Surunuddin Dangga meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  untuk bisa bekerjasama dengan tim BPK RI. Hal ini disampaikannya dalam acara penyambutan kedatangan Tim BPK RI perwakilan Sultra di Aula Rapat Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Selasa, (22/10/2019).
“Saya minta kita semua untuk stanbay serta berperan aktif dalam menunjang kegiatan BPK RI dalam mengaudit laporan keuangan kita,  dan saya minta untuk semua dipersiapkan baik laporan keuangan maupun aset agar tidak ada kendala dalam pemeriksaan,” ungkap Surunuddin.
Mantan Ketua DPRD Konsel ini juga menuturkan agar semua bisa memantapkan komitmen untuk lebih taat dan patuh kepada tata tertib terhadap peraturan dan perundang undangan yang berlaku agar WTP ke tiga bisa tercapai.
“Harapan kita tahun ini bisa mendapat WTP ketiga setelah tahun 2017 dan tahun 2018. Tapi semua itu tergantung dari seluruh pekerjaan yang dinilai BPK RI apakah baik atau tidak, ” harapnya.
Ia berharap seluruh pimpinan OPD dan bendahara bisa bertanggung jawab dan serta bahu membahu mendukung kerja BPK dalam melakukan pemeriksaan.
“Saya ingatkan lagi untuk Kadis dan Bendahara,  ini berkaca dari pengalaman dari dulu Konsel terkenal kalau ada pemeriksa dari BPK RI bendahara dan Kadis susah untuk ditemui bahkan HP nya mati. Jadi sikap yang seperti ini yang harus dirubah semua harus bisa bertanggung jawab dalam rangka memperbaiki administrasi kita,” harapnya.  Seraya berkata kusus para bendahara agar  selalu siap apanya yang harus ditanya oleh BPK.
“Asn harus siap, soal salah benar itu urusan dibelakang. Kalau melarikan diri berarti sudah tau salah. Mau tidak mau namanya uang negara harus dipertanggung jawabkan,” tutupnya.
Sementara Ketua Tim Pemeriksa  BPK RI perwakilan Sultra, Sudarmadi dalam kesempatan itu berharap seluruh OPD bisa memaksimalkan dalam bekerja sama dalam penyediaan data dalam rangka penyajian informasi.
“Tujuan kita tetap sama kami akan melihat kesesuaian antara laporan keuangan kebijakan akuntansi peraturan yang terkait dengan standar aturan yang ada. Inilah yang paling utama,” katanya
Tidak hanya itu, lanjut dia,  banyak hal yang dilakukan dalam pemeriksaan diantaranya melihat efektifitas pengendalian interen dari sisi desainnya apakah sudah sesuai SOP dan pembagian yang jelas.
“Apakah peraturan dilaksanakan sudah sesuai, sudah memenuhi mekanisme yang ada dan apakah ematuhi perundang undangan, itu yang akan kami periksa, ” terangnya
Ditambahnya, pemeriksaan khas juga salasatu fokus pemeriksaan yang mana semua bendahara sudah melakukan penutupan kas dalam hal ini buku khas umum.

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co