Urgennya Peran Negara Dalam Mengakomodir Kebutuhan Daerah

Penulis: Kasmirawanti, S.S,.M.pd (Relawan Media Sultra)
Penulis: Kasmirawanti, S.S,.M.pd (Relawan Media Sultra)

OPINI : Pemerintah kota Kendari telah memasang target pencapaian atas target anggaran pendapatan pada 2021 sebesar Rp1,5 triliun. Hal ini disampaikan oleh pemerintah kota Kendari pada saat menyerahkan dokumen rancangan APBD 2021 ke DPRD Kendari.

Dikutip dari AntaraSultra pada 25 November 2020, walikota kota Kendari H. Zulkarnain Kadir,  menyampaikan terkait  pendapatan Kota Kendari masih bertumpu pada pajak dan retribusi daerah, sedangkan belanja daerah akan diarahkan untuk pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja, melalui program padat karya untuk meningkatkan pelayanan publik.

Sementara di sisi lain Belanja daerah, diarahkan untuk penanganan persampahan dan kebersihan lingkungan, penerangan jalan, penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, termasuk upaya Pemkot Kendari untuk terus melakukan penanganan dampak pandemi COVID-19.

Menurut walikota Kendari, bahwa target APBD 2021 terdiri atas pendapatan senilai Rp1,5 triliun, belanja daerah Rp1,8 triliun, dan pembiayaan daerah Rp330 miliar.

“Untuk penanganan COVID-19 merupakan salah satu fokus perhatian pemerintah kota untuk melewatkan wabah mematikan itu. Pembiayaan daerah, akan diarahkan untuk pembangunan sarana dan infrastruktur kesehatan beserta peralatan kesehatan, pembangunan jalan dan jembatan, serta peningkatan kualitas air minum. Alokasi APBD Kota Kendari 2021 masih akan fokus pada pendidikan dan kesehatan yang porsinya masing-masing 20 persen untuk pendidikan dan 10 persen untuk kesehatan.” Tambahnya, Antaranews.com,  25/1112020

BACA JUGA :   Sekda Konawe dan Bendahara Diknas di Tahan Jaksa

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co