Viral Guru Non Muslim Mengajar Di Madrasah, Masalah?

Nining Julianti
Nining Julianti

Oleh : Nining Julianti, S.Kom (Relawan Media dan Opini)


 

Beberapa waktu yang lalu, viral seorang guru non muslim mengajar disekolah madrasah dibidang pelajaran geografi. Menurut Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama Muhammad Zain, hal itu dimungkinkan secara regulasi. Menurutnya, sistem merit adalah kebijakan dan manajemen SDM yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar, tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan merit yang diatur dalam regulasi. (Kompastv.com)

Gaung moderasi semakin nyaring di dunia pendidikan khususnya sekolah agama/madrasah. Salah satunya dengan penempatan guru non muslim di sekolah madrasah tersebut yang telah dijamin oleh Undang-Undang. Sebagaimana yang diungkap oleh Analis Kepegawaian Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel Andi Syaifullah; “Kan guru non muslim yang ditempatkan di madrasah ini akan mengajarkan mata pelajaran umum, bukan pelajaran agama. Jadi saya pikir tidak ada masalah. Bahkan ini salah satu manifestasi dari moderasi beragama, dimana islam tidak menjadi ekslusif bagi agama lainnya,” ungkapnya. (Sulsel.suara.com).

BACA JUGA :   Pimpin IMI Konsel, Sjarif Sajang Komitmen Wujudkan Keselamatan Berlalu Lintas

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co