, , ,

Wagub Sebut 475 Ribu RTM Sulsel Belum Tersinkron BPJS

Ketgam : Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (kanan) bersama Deputi Direksi Wilayah Sulsel bartramal I Made Puja Yasa (kacamata) saat membahas Rumah Tangga Miskin (RTM) di Sulsel./foto : Paulus Kalosara News
Ketgam : Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman (kanan) bersama Deputi Direksi Wilayah Sulsel bartramal I Made Puja Yasa (kacamata) saat membahas Rumah Tangga Miskin (RTM) di Sulsel./foto : Paulus Kalosara News

Makassar, KALOSARA NEWS : Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengadakan pertemuan dengan Deputi Direksi Wilayah Sulsel bartramal I Made Puja Yasa yang berlangsung di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (1/3).

Pertemuan tersebut membahas mengenai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) PBI (Penerima Bantuan Iuran) di Sulawesi Selatan. Peserta BPJS PBI mendapatkan bantuan iuran yang iuaran bulanannya dibayarkan oleh pemerintah setempat.

I Made menuturkan saat ini peserta BPJS PBI di Sulsel sendiri telah mencapai 8,1 juta jiwa. Namun, berdasarkan data dari BPJS, menemukan 1,4 juta jiwa penduduk di Sulsel belum terdaftar sebagai peserta BPJS PBI.

“PBI di Sulsel saat ini telah mengcover 8,1 juta jiwa. Jadi masih ada sisa yang belum tercover itu 1,4 juta jiwa,” kata I Made usai pertemuan.

Sementara itu, Andi Sudirman menegaskan permasalahan jaminan kesehatan bagi masyarakat Sulsel merupakan prioritas utama. Saat ini, pihak Pemerintah Provinsi Sulsel sedang melakukan upaya mensinkronkan data yang dimilikinya dengan BPJS.

Apalagi, kata dia berdasarkan data, sebanyak 475 ribu Rumah Tangga Miskin (RTM) desil 1 yakni rumah tangga/individu dengan kondisi kesejahteraan sampai dengan 10% terendah di Sulsel masih belum terdaftar sebagai peserta BPJS PBI.

“Kalau untuk desil 1, wajib kita carikan, infrastruktur bisa menunggu, irigasi bisa menunggu, pariwisata bisa menunggu, orang sakit tidak bisa menunggu, artinya ini harus dijadika top priority,” tegas Andi Sudirman.

Andi juga berharap agar pihak BPJS Kesehatan dan Dinas Sosial serta Dukcapil untuk melakukan sinkronisasi data, untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Sesuai dengan tagline kami memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat luas,” tandasnya Jum’at (01/3/2019) lalu.

Untuk diketahui, turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Deputi Bidang Perencanaan Keuangan dan Manajemen Risiko (PKMR) Taufiqurrahman, Staf Monitoring dan Evaluasi Florinsye Tamonob, Kepala Bidang Perluasan Peserta dan Kepatuhan Kantor Cabang Makassar Rini Oktaviani.

Tentang Penulis: admin

Gambar Gravatar
PT Kalosara Media Sultra | Penerbit www.kalosaranews.com merupakan anggota Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) serta tergabung dalam jaringan Siberindo.co