Ragam  

WASPADA,. .! DBD MEWABAH DI KONAWE

KONAWE – kalosaranews.com , –  Kasus Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Konawe terus mengalami peningkatan yang signifikan. Atas peningkatan kasus tersebut menjadi teror untuk masyarakat di daerah bersangkutan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Konawe bahwa Januari hingga sekarang ini tercatat sudah 180 kasus. Tiga warga diantaranya meninggal dunia atas serangan virus yang di bawah nyamuk aedes aegypti ini.

Untuk menekan angka penyakit mematikan ini,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Konawe melalui Dinas Kesehatan (Dinkes)  terus melakukan upaya pencegahan dengan mengintenskan fogging (pengasapan) di rumah-rumah warga serta memagikan bubuk abate secara gratis dan bekerjasama dengan pemerintah camat dan desa/lurah untuk menjaga sanitasi lingkungan warga.

Kemarin (22/3), Bupati Konawe Kery Saiful Koanggoasa juga turun langsung melakukan meninjauan dan pengawasan ke sejumlah Puskesmas, agar terus mengoptimalkan pencegahan DBD tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan H. Muh Aris Skm mengakui kasus DBD di Konawe mengalami peningkatan yang drastis. “Iya betul, DBD mengalami peningkatan, awalnya pada Januari itu hanya sekitar 23 kasus, pada pertengahan Februari sudah naik menjadi 118 kasus, dan kini sudah menjadi 180 kasus. Kami mengimbau masyarakat untuk terus mewaspadai DBD. Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan rumah,” katanya kemarin.

Ia mengatakan Dinkes menyediakan abate yang dibagikan kepada masyarakat baik melalui puskesmas di kecamatan-kecamatan untuk pencegahan DBD. 9 Kecamatan saat ini endemik DBD Kecamatan Sampara yang tertinggi, dan Wawotobi terendah. Penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti ini menyerang siapa saja dari orang tua hingga balita.

“Kami meminta masyarakat kembali mengaktifkan gotong royong untuk melakukan kebersihan lingkungan.

Kebersihan lingkungan itu antara lain gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) juga 3M (mengubur, menguras dan menutup) serta pemberian abate,” tuturnya

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa turun langsung melakukan pengasapan (fogging) di beberapa Kecamatan. Usai memantau kegiatan fogging di Kecamatan Anggalomoare kemarin, Bupati mengatakan, fogging ini untuk mencegah DBD yang mulai menjangkiti sejumlah wilayah di Konawe.

“Dari data saat ini DBD mengalami peningkatan. Namun, yang jauh lebih penting masyarakat harus selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Saya juga ingatkan agar masyarakat yang sakit atau demam tinggi seperti gejala DBD agar cepat berobat ke pusat layanan kesehatan baik rumah sakit, puskesmas maupun petugas kesehatan di daerah masing-masing, sehingga dapat dibantu oleh petugas medis dan menghindari penyakit agar tidak semakin parah,” pesannya.

Penulis: Pey Bioni

By. Redaksi

error: Hak Cipta dalam Undang-undang